Wabup Meranti Hadiri Workshop Self Assesment di Pekanbaru

Selasa, 17 April 2018 12:39
BAGIKAN:
MERANTI - Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti, Drs H. Said Hasyim, menghadiri Workshop Penilaian Mandiri ( Self Assessment ) SPIP secara online yng ditaja oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau, di Gedung Daerah Provinsi Riau, Pekanbaru, Selasa (17/04/18).

Workshop juga dihadiri oleh seluruh Kepala Daerah di 12 Kabupaten/Kota di Provinsi Riau, serta mengundang seluruh Inspektorat dan jajarannya.

Workshop bertemakan "Peningkatan Maturitas SPIP dan Kapabilitas APIP dalam perspektif Pengawalan Birokrasi yang Menyejahterakan Masyarakat" dibuka dan diresmikan oleh Plt. Gubenur Riau, Wan Thamrin Hasyim. Dalam kesempatan itu, Wan Thamrin mengharapkan agar peserta Workshop dapat memperhatikan baik-baik kegiatan ini agar dapat implementasikan di daerah masing-masing.

"Ucapan terima kasih kepada BPKP yang telah mengadakan kegiatan ini, mudah-mudahan kegiatan ini dapat membawa Riau lebih baik lagi," ungkap Wan Thamrin Hasyim.

Pada kesempatan Workshop ini, Kabupaten Kepulauan Meranti diberi waktu pada sharing session penyenggaraan SPIP dan Self Assessment yang dipaparkan oleh Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Said Hasyim MSi, didampingi oleh Kepala Inpektorat Kabupaten Kepulauan Meranti Suhendri.

Dalam paparannya, Said Hasyim menjelaskan proses peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) di Lingkungan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Wakil Bupati Meranti Said Hasyim mengatakan, dasar hukum penyelenggaraan SPIP adalah Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tersebut merupakan upaya pemerintah memenuhi pasal 58 undang-undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perbendaharaan Negara yaitu menyelenggarakan Sistem Pengendalian Intern di lingkungan pemerintahan secara menyeluruh dalam rangka meningkatkan kinerja, transparansi dan akuntabilitas.

SPIP diselenggarakan dalam kerangka pikir yang dibagi dalam 5 unsur dan 25 sub unsur. Penilaian tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP dilakukan dengan menggunakan 6 parameter penilaian terhadap unsur dan sub unsur penyelenggaraan SPIP. Setiap parameter mewakili 6 kategori/level tingkat maturitas B.

Penyelenggarakan SPIP yakni level 0 pada tingkat 'belum ada', level 1 pada tingkat 'rintisan', level 2 pada tingkat 'berkembang', level 3 pada tingkat 'terdefinisi', level 4 pada tingkat 'terkelola dan terukur' dan level 5 pada tingkat 'optimum'.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menyelenggarakan SPIP sesuai dengan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang SPIP, telah dimulai sejak tahun 2010, dibuktikan Pada tanggal 7 Pebruari 2017, dibuat Pernyataan Komitmen Peningkatan Maturitas SPIP, antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan BPKP Perwakilan Provinsi Riau dengan target tingkat maturitas SPIP pada tahun 2017 berada pada level 2 dan pada tahun 2018 berada pada level 3.

Dalam paparannya, Wabup H. Said Hasyim menambahkan, adapun faktor kunci yang mempengaruhi proses peningkatan maturitas SPIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti adalah sebagai berikut:

- Komitmen dari pihak Bupati Kepulauan Meranti selaku Pengarah. - Wakil Bupati Kepulauan Meranti selaku Penanggung jawab.
- Sekretaris Daerah selaku Ketua Satgas Pelaksana Implementasi SPIP.
- Inspektur Kabupaten Kepulauan Meranti selaku Sekretaris Satgas.
- Sekretaris Inspektorat Kabupaten Kepulauan Meranti selaku Wakil Sekretaris Satgas.
- Auditor Madya Inspektorat Kabupaten Kepulauan Meranti selaku Wakil Sekretaris (satgas merangkap sebagai Power Assesor).
- Anggota Satuan Tugas Implementasi Sistem Pengendalian Internal.
- Pemerintah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti yang sebagian merangkap sebagai Admin Assesor dan Assesor.
- Seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. - Seluruh Sekretaris Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
- Satuan Tugas Sistem Pengendalian Internal Pemerintah (SPIP) pada Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
- Seluruh Counterpart pada Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
- Pembinaan dan pendampingan intensif dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Pusat dan Perwakilan Provinsi Riau. - Pengganggaran peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
- Sarana dan Prasarana yang mendukung penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

"Kami juga meyakini bahwa Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) bukan sekedar kewajiban yang harus dilaksanakan, tetapi merupakan kebutuhan bagi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan dan menuju tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governace)," ujarnya.

Adapun komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, dalam rangka penyelenggaraan SPIP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, sebut Said Hasyim, dituangkan dalam Rencana Aksi yang akan datang, baik untuk jangka pendek maupun jangka menengah adalah :

1. Menciptakan lingkungan kerja dengan budaya pengendalian internal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, terutama pada Organisasi Perangkat Daerah yang menjadi sampel Self Assesment pada tahun 2017.

2. Melaksanakan pembinaan, pemantauan penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta melaksanakan Self Assesment pada tahun 2018 terhadap 22 Organisasi Perangkat Daerah yang belum menjadi sampel.

3. Menjadikan pemeriksaan capaian penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada Objek Pemeriksaan/ Organisasi Perangkat Daerah sebagai aspek didalam Program Kerja Pemeriksaan (PKP).

4. Menyelenggarakan dan melembagakan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) tidak hanya pada lingkungan Organisasi Perangkat Daerah, tetapi sampai pada Kelurahan, Institusi Pendidikan dan Pemerintah Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

5. Mengupayakan peningkatan maturitas Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti sampai pada level 4 dan level 5.

"Kita berkomitmen untuk SIPD Kabupaten Kepulauan Meranti tetap bagus dan menuju level tertinggi," pungkasnya.(rls/nur)
BAGIKAN:
KOMENTAR