Wabup Terima Hibah Kapal PERA dari Kementerian Perhubungan RI

Jumat, 20 April 2018 18:10
BAGIKAN:
MERANTI - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim, menerima bantuan Hibah Kapal Pelayaran Rakyat (PERA) dari Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi. Serah terima dilakukan di Terminal Penumpang Pelabuhan Soekarno Hatta Makasar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/4/2018).

Cuaca cerah dilangit Makasar, tepatnya di Pelabuhan Soekarno Hatta, Sulawesi Selatan, memberikan semangat baru bagi 24 Pemda Provinsi dan Kabupaten Kota Se-Indonesia khususnya penerima hibah kapal PERA dari Kementrian Perhubungan RI. Dilokasi itu terlihat deretan Kapal PERA yang siap diboyong oleh Pemda terpilih untuk dibawa kedaerahnya masing-masing dalam rangka membuka isolasi daerah.

Kegembiraan dari Provinsi dan Kabupaten Kota itu juga dirasakan oleh Pemda Kabupaten Kepulauan Meranti yang diwakili oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim, kenapa tidak..?, karena negeri Sagu merupakan satu satunya Kabupaten di Riau yang memperoleh bantuan Hibah Kapal PERA dari Kementrian Perhubungan RI. Selain diserahkan kepada Kabupaten Kepulauan Meranti, Kapal PERA berjumlah 24 unità itu, juga akan diterima oleh Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta dan Kabupaten lainnya di Indonesia.

Dari informasi Kepala Dinas Perhubungan Meranti H. Aready, yang turut mendampngi Wakil Bupati Kepulauan Meranti. Dari 5 Kabupaten yang mengusulkan bantuan hibah kapal PERA hanya Kepulauan Meranti yang dijatahi kapal berkapasitas Gross Tonnage sd 35 GT dengan jumlah penumpang 24 orang itu. Sesuai dengan program dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut, Kapal ini akan diperuntukan untuk menghubungkan Pelayaran Rakyat di daerah yang tersiolir, sehingga dapat membuka akses penghubung orang dan barang dari dan ke daerah tersebut.à

Selain digunakan untuk Pelayaran Rakyat, kapal berbahan dasar kayu dengan fasilitas lengkap seperti GPS, Alarm, Alat Pemadam Kebakaran dan Black Box tersebut juga dapat digunakan untuk penunjang pariwisata dan mengatasi Kebakaran Hutan dan lahan karena sudah dilengkapi dengan fasilitas pemadam kebakaran yang sangat memadai.

"Kita akan menggunakan kapal ini sesuai dengan peruntukannya, yakni membuka isolasi daerah semoga bermanfaat bagi masyarakat," ungkapnya. (rls/nur)
BAGIKAN:
KOMENTAR