• Home
  • Pendidikan
  • Kadisdikbud Kepulauan Meranti Ikuti Workshop Pendidikan Anti Korupsi di Pekanbaru

Kadisdikbud Kepulauan Meranti Ikuti Workshop Pendidikan Anti Korupsi di Pekanbaru

Jumat, 06 September 2019 17:21
BAGIKAN:
MERANTI - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, Drs H Nuriman Khair, mengikuti workshop penyusunan peraturan dan diseminasi implementasi pendidikan anti korupsi.

Kegiatan yang ditaja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bekerjasama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) itu, berlangsung di Ruang Rapat Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, Rabu (4/9/2019).

Dikonfirmasi awak media, Nuriman Khair mengatakan, sesuai yang disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Rudiyanto, bahwa kegiatan ini bertujuan mewujudkan pendidikan anti korupsi di Riau, dengan cara menanamkan sikap anti korupsi sejak dini di kalangan siswa.

"Di Kepulauan Meranti, pendidikan anti korupsi ini sebenarnya sudah sejak lama kita terapkan, salah satu diantaranya pelaksanaan ujian tanpa mencontek. Anak diajarkan akhlak yang baik, berpengetahuan dan terampil," ungkap Nuriman, Jumat (6/9).

Meski demikian, lanjutnya, pihak Disdik Kepulauan Meranti tetap akan mengoptimalkan penerapan pendidikan anti korupsi di sekolah. Dan dalam mengimplementasikan nantinya tetap berkoordinasi dengan KPK RI.

"Ke depan, kita juga akan melakukan seleksi terhadap guru, yang punya potensi kita kirim untuk mengikuti pelatihan (pendidikan anti korupsi, red), dan nantinya mereka akan disertifikasi langsung oleh KPK," bebernya.

Untuk diketahui, workshop penyusunan peraturan dan diseminasi implementasi pendidikan anti korupsi ini diikuti oleh Kadis Pendidikan dan Biro Hukum Kabupaten/Kota se Provinsi Riau.

Selain Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau Rudiyanto, kegiatan turut dihadiri Kepala Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Riau Eli Wardani, Kedeputian Bidang Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI Guntur Kesmeiyano, dan Plt Kepala BPSDM Provinsi Riau Joni Irwan.

Dalam penyampaiannya, Kadis Pendidikan Provinsi Riau Rudiyanto, juga menjelaskan tentang pentingnya karakter bagi generasi muda dalam membentuk kepribadian yang jujur dan bertanggung jawab.

"Menciptakan generasi yang cerdas itu perlu, tapi membentuk anak yang berintegritas dan jujur itu jauh lebih penting," ujarnya.

Berbagai upaya dilakukan pihaknya dalam membentuk karakter anak anti korupsi di sekolah, diantaranya dengan menyampaikan slogan-slogan anti korupsi serta menerapkan dalam kurikulum sekolah.

Karenanya, Rudiyanto berharap dengan workshop penyusunan peraturan dan diseminasi implementasi pendidikan anti korupsi yang digelar, mampu mempercepat terbentuknya pendidikan anti korupsi di Provinsi Riau.

"Jadi, kegiatan ini sejalan dengan agenda Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia dalam mendorong pendidikan anti korupsi, kita berharap segera terealisasi dengan baik," ujarnya. (nur)
BAGIKAN:
KOMENTAR