• Home
  • Peristiwa
  • Inilah Cerita Kakek Mustafa Peminum Tinta Ungu di TPS

Inilah Cerita Kakek Mustafa Peminum Tinta Ungu di TPS

Sabtu, 30 Juni 2018 15:59
BAGIKAN:

BENGKALISONE - Seorang petugas Linmas Tempat Pemungutan Suara atau TPS 01 Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menenggak tinta Pilkada, pada Rabu lalu, 27 Juni 2018.

Mustafa, biasa dia disapa. Lelaki berusia 62 tahun itu mengaku kelelahan, karena menjaga TPS di wilayahnya. Itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab.

“Saya tak tidur,” ujar  Mustafa, ketika mendapat perawatan gratis dari Tim Medis di Rumah Sakit Kartika Husada, Jalan Adi Sucipto, Kabupaten Kubu Raya, Jumat malam, 29 Juni 2018.

Mustafa mengingat apa yang telah terjadi. Kakek yang tinggal di Jalan Komodor Yos Sudarso, Gang Bunut, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, itu salah fokus. Dia mengira, tinta untuk mencoblos merupakan kopi.

“Pas mau minum kopi, salah ambil. Pas diminum, air tinta. Untung, tak banyak cuma satu teguk setengah lah,” ujar Mustafa.

BACA JUGA:

Widihh.. Rela Menanti Kekasihnya Menjadi Duda, Perempuan ini Menikah di Usia 60 Tahun

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek Ini Nekat Gantung Diri

Terkait Pernyataanya di Media, Ini Tanggapan Balasan Bupati Amril buat Muhammad

Mengenaskan! Seorang Wanita di Inhil Tewas di Tikam Harimau

Setelah mendapat pemeriksaan kesehatan tim medis, Mustafa menyampaikan terima kasih kepada TNI telah peduli kepadanya.

“Ini wujud nyata dan rasa simpatik serta kepedulian Bapak Pangdam XII/Tanjungpura. Saya terima kasih kepada bapak TNI, yang sudah menjemput dengan segala kebaikannya. Saya tak pernah terpikir sampai terjadi di hari ini. Karena baru kali ini, saya diperiksa kesehatan lengkap,” kata dia.

Jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 1207/Berdiri Sendiri mendatangi rumah sang kakek Mustafa. Ini dilakukan, guna pemeriksaan kesehatan kakek Mustafa.  

“Penjemputan ke rumah kakek Mustafa,” ujar Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1207/Berdiri Sendiri Letnan Kolonel Infanteri Hardi Darmawan.

Para personel menjemput langsung ke rumah Kakek Mustafa, di antaranya Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1207/Berdiri Sendiri, Letnan Kolonel Infanteri Hardi Darmawan, Danramil 1207-03/Pontianak Barat, Mayor Inf Eko, Babinsa Sungai Jawi Luar Sertu Supriyadi dan Bamin Komsos Ramil 03, Sertu Matares.

“Atas dasar arahan dari Dandim 1207/BS Kolonel Inf Ulysses Sondang,  agar kakek Mustafa segara dilakukan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, setelah pemeriksaan kesehatan selesai secara umum dinyatakan sehat, normal, maka kakek Mustafa diberikan obat dan diperbolehkan pulang.[Viva]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sedih, Purwati Adik Andini Positif Terjangkit TBC dari Almh Ibunya

    PELALAWAN - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Adik Andini, Purwanti (20 bulan), dinyatakan positif terjangkit penyakit Tubercolosis, penyakit pernah diidap

  • Dari 41 Peserta Hanya 27 Dinyatakan Lulus Assesment Untuk JPTP Pemkab Bengkalis

    BENGKALIS - Dari 41 peserta yang mengikuti lelang terbuka, hanya 27 peserta di jajaran pemerintah Kabupaten Bengkalis dinyatakan lulus assessment untuk mendu

  • Sejak Dipublikasikan RIAUONLINE.CO.ID, Kisah Ini Mendapat Respont Menteri Susi Pudjiastuti

    PEKANBARU -  Alhmadulillah, sejak berita kisah sedih Andini (14) yang harus menghidupi kedua adiknya yang masih kecil naik Kamis malam, 10 Januari 2019,

  • Luar Biasa, Gadis 14 Tahun Hidupi Kedua Adiknya Masih Balita Seorang Diri

    PEKANBARU - Andini, gadis kecil 14 tahun itu duduk di depan pintu rumah papan sederhana. Tubuh mungilnya menopang bayi berusia 4 bulan bernama Siaratul Janna

  • KOMENTAR