• Home
  • Peristiwa
  • Mayat Ngadirun Ditemukan Setelah 2 Hari Menghilang di Danau Buatan, Rumbai

Mayat Ngadirun Ditemukan Setelah 2 Hari Menghilang di Danau Buatan, Rumbai

Kamis, 28 Desember 2017 23:16
BAGIKAN:

PEKANBARU - Ngadirun alias Dirun (39) seorang pekerja di kebun buah Danau Buatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, ditemukan tewas setelah dua hari menghilang di danau buatan tersebut.

Dirun yang berasal dari Kelurahan Kutasari, Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ini ditemukan pada Kamis (28/12) sekitar pukul 07.45 WIB setelah dinyatakan hilang pada Selasa (26/12) malam lalu.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi mengatakan, korban ditemukan oleh tim gabungan Basarnas Kota Pekanbaru, Polsek Rumbai Pesisir, Koramil 01 Rumbai dan masyarakat sekitar.

"Korban telah ditemukan oleh tim gabungan tadi pagi," ujar Edy pada Kamis siang.

Lebih lanjut Edy menceritakan, tenggelamnya korban bermula ketika dia bersama dengan temannya Supardi (30) sedang melangsir pupuk jenis Dulimite dari dermaga ke kebun buah.

Dikarenakan perahu tak cukup muatan untuk mengangkut dua orang, akhirnya korban sendirian menaiki perahu tersebut dengan membawa 8 goni pupuk.

Sementara Supardi tinggal di dermaga sambil menunggu sisa pupuk yang hendak diangkut.

Selang dua menit kemudian, Supardi mendengar teriakan minta tolong dari korban tapi karena minimnya penerangan pada malam itu Supardi pun tak dapat melihat keberadaan korban.

Supardi lalu mencari pertolongan kepada warga sekitar yang sedang memancing. Bersama dengan warga, Supardi pun menyisiri danau namun tubuh korban tak nampak sama sekali.

"Mendapatkan informasi orang tenggelam, tim gabungan melakukan penyisiran di danau dan menyelam," tuturnya

Tak lama setelah itu, tim melihat kepala korban yang terapung di sekitar danau.

"Korban dibawa ke RS Bhayangkara dengan ambulance. Selanjutnya kita menghubungi keluarga korban yang diterima oleh kakak kandung korban," kata mantan Kapolres Kampar tersebut.

Kakak kandung korban yang berada di Cilacap yakni Ngatinem mengaku ikhlas. Dia meminta kepada tempat korban bekerja untuk membawa jenazah korban ke kampung halamannya guna dimakamkan.

"Jenazah korban dipulangkan ke kampung halamannya di Cilacap dengan menggunakan pesawat Batik Air," tukasnya.[poc]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Seorang Ibu Mengamuk Histeris di Disdukcapil, Ini yang Terjadi..?

    PELALAWAN - Seorang ibu berteriak histeris di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan, Kamis, 20 September 2018. Wan

  • Polres Kampar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Muara Takus 2018

    KAMPAR - Rabu pagi (19/9/2018) pukul 08.15 WIB di Lapangan Pelajar Bangkinang dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Muara Takus 2018 Polres Kampar

  • Polres Inhu Rilis Pengungkapan Kasus Perbankan, Karhutla dan Pembunuhan

    INHU - Sat Reskrim Polres Inhu melaksanakan Kegiatan Konferensi Press Pengungkapan Kasus tentang Perbankan, Pembakaran Lahan dan Pembunuhan di Halaman Mapolr

  • Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun 2018

    MERANTI - Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun Tahun 2018 bertempat di Halaman Mapolres Kep. Meranti Jl. Pembangunan I Se

  • KOMENTAR