Bupati Serahkan SK Pelaksana Tugas Kepada 9 Pejabat OPD Dilingkungan Pemkab. Meranti

Kamis, 05 Januari 2017 20:47
BAGIKAN:
Istimewa/humas pemkab meranti

MERANTI - Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si didampingi Wabup. H. Said Hasyim menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) kepada 9 Pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Meranti, penyerahan SK itu untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas/Badan yang masih kosong sembari menunggu Asesment (Lelang) Jabatan selesai dilakukan. Penyerahan SK Plt dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Meranti, Selatpanjang, Kamis (5/11).

Adapun 9 Pejabat yang menerima SK Plt diantaranya adalah Drs. M. Azza Fahroni Plt. Kadis Kesehatan, Ir. R. Prasetyo MM Plt. Kadis Perkebunan dan Hortikultura, Julian Norwis SE MM Plt. Sekda. Meranti, Drs. H. Ismail Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Drs. Asroruddin M.Si Plt. Kadis Sosial, Drs. Hariyandi Plt. Kadis Pengelola Keuangan dan Aset, Aready SE M.Si Plt. Kepala Badan Penanaman Modal, Rosdaner Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Syamsudin Kadis Perpustakaan dan Kearsipan, M. Edy Afrizal MM Kepala Pelaksana BPBD.

Dalam sambutanya, Bupati Irwan mengatakan bahwa penyerahan SK Bupati kepada 9 orang Plt Kepala Dinas/Badan dilingkungan pemkab Meranti adalah dalam rangka mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas/Badan yang sedang dalam proses pelelangan jabatan (Asesment). Untuk itu agar SKPD itu tetap bisa berjalan dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat maka dikeluarkanlah SK Plt.

"Seluruh pejabat yang menerima SK Plt, agar segera melaksanakan tugas selayaknya Kepala SKPD yang dilantik permanen, karena sejak diserahkannya SK Plt itu kepada pejabat bersangkutan otomatis melekatlah tanggug jawab sama seperti pejabat defenitif," imbau bupati.

Tugas yang harus digesa dalam waktu dekat dikatakan Bupati yakni, pengusulan pengguna anggaran (PA), KPA, Bendahara dan PPTK dapat segera dituntaskan. Yang akan ditindak lanjuti dengan penyerahan DIPA dan proses pelaksanaan kegiatan 2017 yang telah disahkan.

Bupati mengingatkan situasi keuangan Pemda Meranti cukup sulit, secara nominal berjumlah 1.2 Triliun dan sebagian besar angka itu berasal dari APBN yang pencairan alokasi anggarannya berbasis realisasi kegiatan. Untuk itu agar alokasi anggaran APBN maupun APBD Provinsi terserap maksimal Bupati meminta seluruh kegiatan dapat dituntaskan sebelum berakhirnya batas waktu.

Dijelaskan Bupati, Tahun 2016 lalu realisasi alokasi dana APBN di Kabupaten Meranti hanya mencapai 55 persen, hal itu disebabkan karena Kabupaten Meranti dinilai oleh pihak Kementerian Keuangan termasuk cukup lambat menyampaikan laporan realisasi kegiatan. "Jika laporan realisasi keuangan lambat sesuai kaca mata perspektif Kementerian Keuangan maka mereka tidak akan merealisasikan anggaran yang tersisa," jelas Bupati.

Untuk mengantisipasinya, Bupati meminta paling lambat February semua kegiatan dari dana APBN dapat dijalankan sehingga pada akhir tahun sudah selesai, dan Kementerian Keuangan tidak punya alasan untuk tidak mencairkannya.

"Kita inginkan semua anggaran yang sudah dialokasikan dapat diserap secara maksimal, jika tidak maka akan berdampak pada pelayanan masyarakat yang tidak maksimal pula, karena semua sangat tergantung pada realisasi anggaran tersbeut," ucap Bupati.

Agar semuanya berjalan sesuai harapan, Bupati meminta Bagian Administrasi Pembangunan dapat melakukan pendampingan secara intensif, untuk memantau realisasi serapan anggaran di tiap SKPD. Bupati juga menyampaikan apresiasinya kepada Kepala Dinas Kehutanan dan Dinas Perkebunan dan Pertanian Makmun Murod dan Julian Norwis yang pada tahun 2016 lalu berhasil melakukan realisasi anggaran paling tinggi. Ia juga menyarankan SKPD lainnya dapat berkoordinasi dalam rangka berbagi pengalaman sehingga dapat meraih sukses serupa.

Hadir dalam kesemlatan itu, Bupati Meranti Drs. H. Irwan, M.Si, Wakil Bupati Meranti H. Said Hasyim, Forkopimda dan sejumlah pejabat Eselon II dan III dilingkungan Pemkab. Meranti.(erc)
 

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Jalin Kerja Sama, Kepala BNN Ajak Pramuka Jadi Relawan Penggiat Antinarkoba

    JAKARTA - Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka menjajaki kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait upaya pencegahan narkoba di masyaraka

  • Hindari Memposting 3 Hal Ini di Media Sosialmu Ketika Sedang Berpuasa!..

    BENGKALISONE - Di bulan puasa ini kita memang benar-benar diuji. Mulai dari menahan amarah, lapar, haus dan lain sebagainya. Termasuk menahan untuk mempostin

  • Catatan Kelam Dunia Pers Setelah 20 Tahun Reformasi

    JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta merilis sejumlah data soal cacatan kelam dunia pers Indonesia selama 20 tahun reformasi. Dari 2003 hingga

  • Transaksi Uang Ilegal, Biksu di Kuil-Kuil Thailand Ditangkap

    THAILAND - Kepolisian Thailand menggerebek beberapa kuil Buddha di Bangkok, Thailand. Beberapa biksu dan jemaah ditangkap atas dugaan skandal transaksi uang

  • KOMENTAR