Akhirnya Firdaus Akui Kemenangan Syamsuar-Edy

Jumat, 29 Juni 2018 10:04
BAGIKAN:
Syamsuar

PEKANBARU - Usai dirilisnya quick count hasil pencoblosan Pilgubri 2018 oleh Lembaga Survei Polmark Research Center, DR H Firdaus ST MT mengakui kemenangan Syamsuar, calon nomor urut 1.

Hal itu disampaikan oleh DR Firdaus melalui rilis yang diterima pada Kamis (28/6/2018). Dalam rilis tersebut, terdapat 3 poin penting yang disampaikan oleh DR Firdaus yaitu pertama ucapakan terima kasih sedalam-dalamnya atas jerih payah semua tim Firdaus-Rusli yang telah menyumbangkan tenaga dan pikiran bahkan materi untuk pemenangan Firdaus-Rusli. Semoga Allah SWT membalasnya.

"Kedua, Tetaplah menjaga silaturahim di antara kita dan tidak ada sesiapa dalam barisan kita yang patut disalahkan. Allah belum ridho Firdaus-Rusli memimpin Riau"katanya.

Ketiga Mari bersama bergandengan tangan dengan seluruh elemen masyarakat Riau untuk membangun bumi Riau tercinta.

Selain itu beliau juga menyatakan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas segala khilaf dan salah selama bekerja dalam tim pemenangan.

Sebagaimana diketahui, Pilgubri 2018 menghasilkan Gubernur terpilih yaitu Syamsuar dan Wakil Gubernur terpilih Edy Natar Nasution.

Menurut hasil survei quick count dari Polmark Research Center, Syamsuar-Edy Natar Nasution menjadi pemenang pada Pilgubri 2018.

Direktur Operasional Polmark Indonesia, Maikal Febrian mengatakan metode yang dipakai adalah sistem random sampling dengan jumlah sampel 350 dari 12 ribu lebih TPS yang tersebar di seluruh wilayah Riau, atau sekitar 3 persen, dengan margin of error 1 persen pada tingkat kepercayaan 99 persen.

"Berdasarkan data yang masuk hinggal pukul 17.09 WIB, tingkat persentase pasangan Syamsuar-Edy Nasution 38,17 persen disusul oleh pasangan Arsyadjuliandi Rahman-Suyatno 24,36 persen, kemudian Firdaus-Rusli Effensi 20,23 persen dan yang paling bawah pasangan Lukman Edi-Hardianto 17,25 persen," jelasnya kepada media saat menggelar konferensi pers di Prime Park Hotel Pekanbaru, Rabu sore (27/6).

Dikatakannya, berdasarkan peraturan KPU, jika selisih angkanya diatas 1,5 persen, maka sengketa di MK tidak bisa dilakulan.

"Kalau kita lihat selisih angka antara Syamsuar-Edy dengan pasangan lain sangat jauh jumlahnya," ujarnya.

Dari 350 TPS tersebut, menurutnya masih ada data 1 TPS yang belum masuk, dan dipastikannya tak akan banyak perubahan data yang terjadi.

"Dengan demikian, kami menyimpulkan bahwa, Syamsuar - Edy Nasution adalah pemenang pada Pilkada Riau 2018 ini," tuturnya. [rls]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Seorang Ibu Mengamuk Histeris di Disdukcapil, Ini yang Terjadi..?

    PELALAWAN - Seorang ibu berteriak histeris di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pelalawan, Kamis, 20 September 2018. Wan

  • Polres Kampar Laksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Muara Takus 2018

    KAMPAR - Rabu pagi (19/9/2018) pukul 08.15 WIB di Lapangan Pelajar Bangkinang dilaksanakan Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Muara Takus 2018 Polres Kampar

  • Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun 2018

    MERANTI - Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun Tahun 2018 bertempat di Halaman Mapolres Kep. Meranti Jl. Pembangunan I Se

  • Kapolda Riau Pimpin Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Muara Takus 2019

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Drs. Widodo Eko Peihastopo MM tadi pagi pimpin apel gelar pasukan Mantap Brata Muara Takus tahun 2019. Ra

  • KOMENTAR