Bupati Irwan Nasir Inginkan SDGs Sasar Pendidikan dan Infrastruktur Pulau Terpencil

Kamis, 12 Juli 2018 18:23
BAGIKAN:

PEKANBARU - Agar tercipta pembangunan yang berkeadilan, damai dan berkelanjutan di Kepulauan Meranti, Bupati Kepulauan Meranti, Irwan Nasir menginginkan Reaksi Akai Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkerlanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs) milik Pemprov Riau mampu menyasar dunia pendidikan dan infrastruktur di wilayahnya.

"Yang dibutuhkan di Meranti itu ialah pendidikan dan infrastruktur hingga sampai ke pulau-pulau terpencil," katanya di Hotel Aryadutha, Kamis, 12 Juli 2018.

Selain itu, program yang diklaim pertama di Indonesia ini juga hendaknya mampu menyasar masyarakat terdalam di Meranti agar dapat merasakan hadirnya negara di kehidupan keseharian mereka.

"Juga dapat memberikan kesempatan kepada suku terasing agar mereka nantinya mendapatkan akses ekonomi, pendidikan sampai kesehatan. Sehingga, angka kemiskinan Meranti yang kini telah turun dalam dua tahun terakhir dibawah 25 persen, menjadi 28 persen," tandasnya.

Sebelumnya, Meskipun baru didukung oleh tiga dari 12 Kabupaten dan Kota yang ada di Riau, program Reaksi Akai Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkerlanjutan (TPB) Sustainable Development Goals (SDGs) milik Pemerintah Provinsi Riau yang diklaim pertama di Indonesia akan menyasar pasar Rumah Layak Huni (RLH).

"Meskipun nanti akhir Agustus semua Kabupaten dan Kota sudah memiliki rencana aksi daerahnya, program Rumah layak huni (RLH) misalnya akan kita coba," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Riau (Bapeda), Rahmad Rahim di hotel Aryadutha, Kamis, 12 Juli 2018.

Bersama Dompet Dhuafa (DD), program RLH yang diperkirakan akan berjalan selama lima tahun akan mereka percepat menjadi empat tahun.

"Mungkin Dompet Dhuafa bisa bantu 200 unit RLH dengan target lima tahun. Jadi bisa dipercepat menjadi empat tahun. Itupun kalau banyak sumber dananya," jelasnya.[roci]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Dinamai 'Danish', Bayi Dalam Kardus Sudah Punya Orang Tua Asuh

    BENGKALIS  - Masih membekas diingatan kita,  bayi dalam kardus berjenis kelamin laki-laki diduga dibuang oleh orang tuanya, Sabtu 3 Nopember 2018 l

  • Usai Divonis Mati, 3 Pengedar 55 Kg Sabu Lakukan Banding

    BENGKALIS -  Ketiga terdakwa kasus 55 Kg sabu dan ribuan pil extasy mengajukan banding atas vonis mati yang dijatuhkan Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis,

  • Sedih, Purwati Adik Andini Positif Terjangkit TBC dari Almh Ibunya

    PELALAWAN - Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Adik Andini, Purwanti (20 bulan), dinyatakan positif terjangkit penyakit Tubercolosis, penyakit pernah diidap

  • Dari 41 Peserta Hanya 27 Dinyatakan Lulus Assesment Untuk JPTP Pemkab Bengkalis

    BENGKALIS - Dari 41 peserta yang mengikuti lelang terbuka, hanya 27 peserta di jajaran pemerintah Kabupaten Bengkalis dinyatakan lulus assessment untuk mendu

  • KOMENTAR