Bupati Kampar Bahas Jembatan Gantung Bareng Kementerian PUPR RI

Kamis, 19 Juli 2018 01:49
BAGIKAN:
Bupati Kampar dan rombongan mediasi dengan Kementrian PUPR RI

JAKARTA - Bupati Kampar H Azis Zaenal melakukan audensi dengan Kementerian PUPR RI di Jakarta, Rabu 18 Juli 2018.

Audensi ini merupakan salah satu upaya memacu pertumbuhan dan pemerataan pembangunan di Kabupaten Kampar, khususnya pembangunan infrastruktur 9 desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang masih terisolir.

Bupati Kampar didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Ir Azwan MSi, Kadis PUPR Ir Afdal MT diterima langsung oleh Plt Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia Arie Setiadie Moerwanto dan Direktur Jenderal Jaringan Rachman Arief Dienaputra MEng.

Dalam paparannya, Bupati Kampar mengatakan bahwa saat ini Pemkab Kampar sangat membutuhkan bantuan rangka jembatan gantung dan jembatan besi yang menghubungkan 9 desa di Kecamatan Kampar Kiri Hulu.

"Masyarakat 9 desa terisolir belum bisa merasakan nikmat kemerdekaan karena belum adanya jalan darat yang menghubungkan antar desa menuju ibu kota kecamatan.

Kondisi ini mengakibatkan tingginya harga sembilan bahan pokok, harga-harga bahan bangunan seperti besi, semen juga sangat tinggi karena satu satunya alat transportasi hanya bisa menggunakan sampan yang dinamai oleh masyarakat setempat piyau," papar Azis Zaenal.

Bupati juga memaparkan, karena masyarakat setempat masih mengandalkan transportasi sungai, saat musim kemarau datang, masyarakat susah untuk keluar mencari kebutuhan pokok dangkalnya air sungai.

Menanggapi usulan bupati, Plt. Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia Arie Setiadie Moerwanto dan Direktur Jenderal Jaringan Rachman Arief Dienaputra, M.Eng berjanji akan membantu sepenuhnya khususnya rangka jembatan gantung termasuk abutment.

"Pihak Pemkab Kampar segera berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I di Medan untuk survey dan perencanaan teknis lebih lanjut," ujar Dirjen.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati bahwa bantuan rangka jembatan gantung akan dilaksanakan secara bertahap selama 4 tahun dan Dirjen minta agar pelaksanaan dibagi per segmen.

Sedangkan pembangunan jalan selebar 1.5 meter sepanjang 36 Kilometer dan jembatan besi dibebankan kepada APBD Kampar dan Anggaran desa. [roci]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Kasat Polair Bengkalis Sebut 7 Korban KLM Alisa Indah Terbakar Kondisi Selamat

    BENGKALIS - Tujuh awak kapal KLM Alisa Indah GT 136 yang terbakar, Jumat, 15 Februari 2019 sekitar 13.30 WIB siang di perarian bengkalis kini telah diamankan

  • KLM Alisa Indah GT 136 Terbakar Di Perairan Bengkalis

    BENGKALIS - Kecekakaan kapal kembali terjadi peraian Bengkalis, Jumat (15/2) siang. KLM Alisa Indah GT 136 terbakar sekira pukul 13.30 WIB.

  • Beginilah Cerita Ali, Nelayan Bengkalis Temukan Warga Myanmar Hanyut Di laut

    BENGKALIS - Nelayan Desa Kuala Alam, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Riau menyelamatkan seorang warga Negara Asing (WNA) yang ditemukan di tengah l

  • Korban Terakhir Kapal GT-6 Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

    PEKANBARU - Tim pencarian dan penyelamatan (SAR) gabungan berhasil menemukan korban terakhir kapal tenggelam di perairan Selat Malaka yang terjadi pada 11 Fe

  • KOMENTAR