Bupati Minta Kakan Imigrasi Baru Awasi Naker Asing

Kamis, 12 Januari 2017 12:18
BAGIKAN:
Kepala Imigrasi baru Toto Suryanto
BENGKALIS -Bupati Bengkalis Amril Mukminin mengatakan kabupaten Bengkalis merupakan sebuah daerah yang berhadapan langsung dengan Negeri jiran Malaysia dan lintas perdagangan internasional.

Menurut Bupati, kondisi tersebut tentunya menjadikan daerah Bengkalis sebagai pintu masuk dan keluar bagi orang yang datang dan keluar.

"Ditambah Negeri junjungan memiliki perkebunan minyak dan gas. Hal ini semakin menjadi daya tarik orang asing untuk berinvestasi dan menjadi tenaga kerja asing. Kondisi ini tentu harus menjadi perhatian imigrasi dan intansi terkait termasuk dengan tim pengawasan orang asing, "ungkap Amril Mukminin saat hadir dalam sertijab Kepala Kantor Imigrasi Kelas II A Bengkalis, Kamis (12/1/2017).

Pemerintah kabupaten Bengkalis, ucap Amril Mukminin, siap bersinergi dan mendukung kinerja Imigrasi kelas II A Bengkalis.

"Kami berharap kedepan bapak Toto Suryanto (kakan imigrasi yang baru) membuat terobosan baru di kabupaten Bengkalis agar masyarakat dapat terlayani dengan baik,"pungkas Bupati.(Gus)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pembiaran Terhadap Toko Modern, LKPKSM: Cukup Menyedihkan

    BENGKALIS -Ketidakmampuan Pemkab Bengkalis dalam mengambil sikap terhadap kehadiran toko modern Indomaret dan Alfamart yang terus menjamur di enam kecamatan di Kabupaten Bengkalis
  • Penghargaan Adipura, Bengkalis Masih Tunggu Hasil Penilaian

    BENGKALIS -Sampai sekarang belum dapat dipastikan apakah kota Bengkalis akan mendapatkan Penghargaan Adipura sebagai Kota Kecil Terbersih di Provinsi Riau. Gelar kota ekcil terbers
  • Korban Mutilasi Dimakamkan Kemarin, Kini Istrinya Tinggal di Dumai

    DUMAI- Setelah menjalani proses medis untuk kelengkapan berkas penyidikan, jenazah Bayu Santoso (27), korban pembunuhan sadis dengan cara dipotong-potong dimakamkan kemarin, Selasa
  • Ratusan Buruh PT MAS, Bengkalis Demo Tuntut Hak

    BENGKALIS -Ratusan pekerja PT Meskom Agro Sarimas (MAS) yang tergabung dalam Persatuan Pekerja Putra Daerah (P3D) berunjuk rasa di depan kantor PT MAS kilo 6 Desa Pangkalan Batang
  • KOMENTAR