Dokter Spesialis Tidak Bertahan Lama di Meranti

Rabu, 23 Agustus 2017 07:46
BAGIKAN:
MERANTI -Perhatian yang lebih terhadap kesejahteraan Dokter Spesialis di Kabupaten Kepulauan Meranti, ternyata tidak membuat mereka betah bertugas lama di daerah ini.

Tanda tanya akan kondisi itu terungkap saat kunjungan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis SE MM, ke Kementerian Kesehatan RI di Jakarta, Selasa 22 Agustus 2017.

Kepada Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P), H. M Subuh MPPM, yang menyambut kedatangan Sekda Kepulauan Meranti dan rombongan, diungkapkan kondisi kekurangan Dokter Spesialis di daerah kepulauan ini.

"Kita sangat kekurangan tenaga medis terutama Dokter Spesialis. Padahal kita sudah cukup tinggi menganggarkan tunjangan Dokter Spesialis dari 30 juta rupiah hingga 35 juta rupiah, tapi rata-rata mereka tidak bertahan lama," ungkap Sekda.

Oleh karena itu, kata Sekda Yulian Norwis, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap Kementerian Kesehatan RI mau membantu daerah ini.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menerangkan letak geografis Kabupaten Kepulauan Meranti yang kondisinya menjadi tantangan tersendiri bagi para tenaga medis, terutama yang langsung bersentuhan dengan wilayah perbatasan.

"Maka kami berharap ada kebijakan Kemenkes untuk tenaga medis, baik itu Perawat, Bidan dan Dokter yang bekerja di daerah-daerah sulit di Kepulauan Meranti," harapnya.

Menanggapi informasi dari Sekda Kepulauan Meranti, Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kemenkes RI, H. M Subuh MPPM, menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintah daerah.

"Kami siap membantu daerah dengan mengalokasikan 80 persen untuk daerah, termasuk Kepulauan Meranti kami siap membantu," ujarnya.

Guna kelancaran program, Dirjen P2P meminta agar pemerintah daerah mempersiapkan apa saja yang dibutuhkan untuk segera dilaporkan ke pusat, sehingga dapat segera direncanakan oleh pemerintah pusat. (MCR)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • BPOM Sidak Swalayan di Bengkalis, Supardi: Jika Ditemukan Dinkes Akan Bertindak!

    BENGKALIS - Sebanyak lima swalayan-swalayan di Pasar Terubuk Bengkalis menjadi sasaran inspeksi Balai Besar Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BBPOM) Pekanbar

  • Rumah Milik Warga Desa Sebauk Ludes Terbakar

    BENGKALIS - Rumah milik Amat Selamat (32) warga Rt 04 Rw 02 Gang M. Zain Desa Sebauk, Kecamatan Bengkalis terbakar.  Peristiwa itu terjadi, Selasa (22/5

  • Tersandung Kasus Money Politic, Asri Auzar: Karna Dia Kader Demokrat, Kita Akan Bela

    PEKANBARU - Ketua DPD Demokrat Riau Asri Auzar angkat bicara terkait status tersangka kasus politik uang terhadap salah seorang kader Demokrat yang juga Ketu

  • Empat Jenazah Terduga Teroris Mapolda Riau Dimakamkan

    BENGKALISONE - Jenazah empat teroris yang melakukan penyerangan ke Markas Kepolisian Daerah Riau akhirnya dapat dimakamkan di kampung halaman masing–ma

  • KOMENTAR