KPU Bengkalis Lakukan Coklit Perdana di Kediaman Asisten I, Umi Kalsum

Sabtu, 20 Januari 2018 16:54
BAGIKAN:

BENGKALIS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bengkalis, Sabtu (20/1/18) menggelar kegiatan Pencocokan dan Penelitian (coklit). Coklit dilakukan serentak di seluruh Indonesia tersebut berakhir tanggal 18 Februari 2018 mendatang.

Ketua KPU Kabupaten Bengkalis, Defitri Akbar dalam sambutannya mengatakan, petugas Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) akan berkunjung ke rumah warga secara door to door untuk melakukan coklit data pemilih tetap (DPT) terakhir hasil sinkronisasi dengan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4).

Gerakan coklit nasional ini kata Ketua KPU, bukan hanya bagi penyelenggara pemilu, melainkan juga pengawas pemilu dan juga pemilih. Sebanyak 1186 petugas PPDP se Kabupaten Bengkalis turun ke lapangan melakukm coklit dan dihari pertama mereka didampingi komisioner KPU, PPS serta PPK.

"Mari kita jalankan amanah ini dengan baik dan penuh tanggungjawab. Sehingga kelak menghasilkan data pemilih yang benar-benar akurat dan tidak ada warga masyarakat yang tertinggal atau tercecer," pesan pria yang akra disapa Dedek ini.

Pantauan di lapangan, petugas PPDP Kelurahan Kota Bengkalis didampingi Komisioner KPU, Khairul Saleh,  petugas PPS dan PPK melakukan coklit di sejumlah rumah warga.

Sesuai arahan, yang menjadi sasaran pertama coklit adalah rumah  publik figur seperti pejabat pemerintah, anggota dewan, tokoh masyarakat dan lainnya. Dan salah satu rumah yang disasar dihari pertama coklit adalah, rumah Hj Umi Kalsum, asisten I Setkab Bengkalis. Mantan kadis Koperasi dan Disbudparpora tersebut ditemani suami saat petugas menyambangi rumahnya.

Setelah menyampaikan maksud dan tujuan, petugas lalu mengeluarkan lembaran DP4 untuk dicocokkan atau disingkronkan dengan Kartu Keluarga (KK) milik si empunya rumah. Setelah klear, petugas lalu menempelkan stiker AA 2 KWK yang dipegang oleh kepala keluarga dan PPDP tanda bukti sudah didata AA 1 KWK.

"Hari ini sesuai arahan ada lima rumah yang akan kita sasar untuk dilakukan coklit, tapi target saya hari ini saya akan ikut mendampingi sampai 10 unit rumah. Alhamdulillah barusan kami selesai melakukan coklit di rumah buk Umi (asisten I Setkab)," ujar Khairul Saleh.

 Sementara itu Hj Umi Kalsum saat dimintai tanggapannya mengatakan, akurasi data yang yang dihasilkan oleh KPU menjadi salah satu tolok ukur kredible atau tidaknya penyelenggaraan sebuah pemilihan umum.

Untuk itu, Umi berharap seluruh stake holder yang terlibat melakukan pendataan (Coklit) untuk benar-bear menjalankan tugasnya dengan baik dan penuh tanggungjawab.

"Sejatinya memang KPU tidak bisa menjalankan tugas pendataan sendiri, tapi juga melibatkan pemilih. Untuk itu saya menghimbau masyarakat Bengkalis agar menyiapkan data yang diperlukan seperti KK dan KTP. Segera melapor jika menemukan hal-hal yang mengganjal yang bisa menjadi kendala bagi kita untuk meggunakan hak pilih," himbau Umi Kalsum.[eka]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sulitnya Menggapai Pendidikan, Siswa Harus Berlumpur ke Sekolah. Dimana Pemerintah?

    PINGGIR - Kondisi infrasruktur jalan Gajah Mada di wilayah Kecamatan Pinggir dan Talang Muandau kini semangkin meprihatikan. Apalagi kala intensitas hujan ya

  • Terungkap, Pasukan Penindak Terorisme Bukan Densus 88. Siapa?

    JAKARTA - Masyarakat selama ini sudah salah dalam menilai satuan atau unit kepolisian yang melakukan penindakan dalam kasus tindak pidana terorime. Hal ini diungkapkan Kepala

  • Puluhan Warga Desa Berancah Antusias Ikuti Sosialisasi Posbindu PTM

    BENGKALIS - Hampir 50 warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan antusias mengikuti Sosialisasi dan Penyuluhan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), Penyakit Tidak Me

  • 16 November, Giliran Maruf Amin Sambangi Riau, ini Jadwalnya...

    PEKANBARU - Ketua Tim Koalisi Daerah (TKD) Riau Indonesia Kerja Idris Laena memastikan Calon Wakil Presiden Maruf Amin akan mengunjungi Provinsi Riau pada ta

  • KOMENTAR