Ketua NU Bengkalis Imbau Masyarakat Tetap Menjaga Negara Aman dan Damai

Jumat, 24 Mei 2019 17:28
BAGIKAN:
Masdaruddin MAg

BENGKALIS - Pasca penetapan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 22 bertepatan dengan bulan Ramadan, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bengkalis, Masdaruddin MAg mengimbau kepada masyarakat untuk tetap bersyukur atas kehidupan negara yang aman dan damai.

"Pasca Penetapan Presiden dan Wakil Presiden tanggal 22 yang bertepatan dengan bulan Ramadlan, maka saatnya warga NU bersyukur atas kehidupan negara yang aman dan damai. Seperti biasanya, mengisi rumah ibadah dengan banyak beribadah tadarus," kata Masdaruddin MAg, Jumat 24 Mei 2019.

Disamping itu, Masdaruddin MAg mengimbau juga kepada pengurus NU dan warga Nahdliyin di Bengkalis turut serta mengajak masyarakat untuk tetap menjaga keamanan tetap kondusif, aman dan damai.

"Idealnya, dibulan Suci Ramadhan ini marilah kita menjaga diri dari perkataan buruk dan perbuatan jahat yang bisa merusak pahala puasa. Mari kita perbanyak amal ibadan dan tadarus," ajak Masdaruddin semberi menambahkan tetaplah menjaga dan mempertahankan akhlaq baik dalam ibadah.[0nred]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • 3 Napi Kabur dari Lapas Jambi Ditangkap Di Bengkalis, 1 Dihadiahi Timah Panas Polisi

    BENGKALIS - Tiga dari empat nara pidana (napi) kasus narkotika yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sungai Penuh Jambi, akhirnya ditangka

  • Menang Pileg 2019, PKS Mantap Usung Kadernya Maju PIldaka 2020

    BENGKALIS - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bengkalis memastikan akan mengusung calon bupati pada pilkada 2020 dari kadernya sendiri.

  • Kasus Perceraian Kalangan PNS Meningkat di Bengkalis

    BENGKALIS - Angka perceraian dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bengkalis relatif meningkat dibanding tahun

  • Sidang Sengketa Pilpres di MK, Ketua NU Bengkalis Ajak Hormati Proses Hukum

    BENGKALIS - Proses sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Kontitusi (MK) sedang berjalan, oleh karena itu diminta agar menghormati proses hukum itu dengan menja

  • KOMENTAR