Kurang Kuota Perempuan, Hardianto Bawa Istri Nyaleg Bersama Gerindra

Rabu, 18 Juli 2018 01:58
BAGIKAN:
Calon Wakil Gubernur Riau, Hardianto

PEKANBARU - DPD Partai Gerindra Riau kekurangan kuota keterwakilan perempuan sehingga harus memanfaatkan potensi kader yang ada saat ini.

Hal tersebut diakui oleh Sekretaris Jenderal DPD Gerindra Riau Hardianto, dikatakan Hardianto setidaknya di hari-hari terakhir pendaftaran Bacaleg Gerindra kekurangan tiga Bacaleg perempuan.

"Iya, kita kekurangan tiga kuota perempuan, jadi saya berinisiatif mendaftarkan istri saya," ungkap mantan calon wakil gubernur riau ini, Selasa, 17 Juli 2018.

Lebih lanjut, keputusan ini kata Hardianto merupakan bentuk pengabdian ia sekeluarga kepada partai besutan Prabowo Subianto ini dalam memenangkan Pileg 2019 mendatang.

"Istri saya maju dari Dapil Rohil, ini bentuk pengabdian kami kepada negeri ini melalui partai Gerindra," tambahnya.

Disambungnya, hal ini bukan pertama kalinya terjadi, pasalnya pada tahun 2014 lalu, istrinya juga ikut mencaleg melalui Dapil sama yang sama.

"Dulu sudah maju juga, suaranya lumayan tiga ribuan, seandainya dalam proses nanti ada perempuan yang ambisius, siap bertarung dan all out. Bisa saja dia menggantikan istri saya di Daftar Calon Sementara (DCS)," tutupnya.[roci]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Korem 031/WB Cek Fisik dan Administrasi Kendaraan Dinas

    PEKANBARU - Sebagai salah satu langkah penertiban dalam berlalu lintas, Rabu, (15/08/2018), Korem 031/WB melaksanakan pemeriksaan kelengkapan kendaraan dinas

  • Peduli Gempa Lombok, MTs Miftahul Huda Galang Dana

    PINGGIR - Bentuk kepedulian terhadap gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok, MTs Miftahul Huda, Desa Tasik Serai, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis,

  • Wakili Presiden Jokowi, Gubernur Jatim Buka Pertemuan 4100 Pembina Pramuka di Desa Lebakharjo Malang

    MALANG - Gubernur Jawa Timur, Soekarwo membuka Karang Pamitran Nasional 2018 di Lapangan Desa Lebakharjo, Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sela

  • MenPAN-RB Mundur, Begini Nasib Penerimaan PNS Baru

    JAKARTA - Kepala Biro Hukum Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Mudzakir mengatakan, mundurnya

  • KOMENTAR