Minim Anggaran, Gaji Honorer di Meranti Dipotong 20 Persen, dan..

Selasa, 19 September 2017 07:27
BAGIKAN:
Ilustrasi
MERANTI -Akibat kondisi keuangan daerah yang mengalami defisit, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE MM, mengaku terpaksa memotong gaji pegawai honorer di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kepulauan Meranti sebesar 20 persen.

"Iya kita terpaksa melakukan pemotongan karena kondisi keuangan daerah yang terus menurun. Ada pemotongan sebesar 20 persen. Awalnya mereka terima Rp1,5 juta perbulan, saat ini mereka harus terima Rp 1,2 juta," ujar Yulian Norwis, Senin (18/9/2017).

Dijelaskan Sekda yang akrab disapa Icut, pemotongan gaji pegawai honorer tersebut sudah dilakukan sejak bulan Agustus lalu. "Sampai akhir tahun ini mereka akan terima segitu," ujarnya.

Tidak hanya gaji honorer, akibat minimnya anggaran, Pemkab Meranti juga melakukan pemotongan bagi insentif PNS dan mentiadakan anggaran hibah untuk gaji honorer Kemenag dan beasiswa.

"Sudah dua bulan ini mereka tidak terima insentif. Saya belum bisa memastikan, apakah hingga akhir tahun mereka tidak akan terima insentif, atau hanya sampai bulan ini saja," ujar Icut.

Akibat minimnya anggaran Pemkab Meranti saat ini, juga berdampak pada hilangnya kegiatan-kegiatan lainnya. "Masih banyak lagi yang tidak lagi kita anggarkan dalam APBD Perubahan karena minimnya anggaran," kata Icut lagi.

Untuk diketahui, saat penandatanganan kebijakan umum anggaran platfom penggunaan anggaran sementara (KUA-PPAS) beberapa waktu lalu. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti menghitung APBD perubahan 2017 hanya sebesar Rp1,070 triliun. (red)
BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Menhan Ingin Cetak 100 Juta Kader Bela Negara Melalui Pramuka

    JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menargetkan, institusinya bisa mencetak 100 juta kader Bela Negara di tahun 2019 mendatang. Untuk bisa mencapa

  • Syahrial Tinggalkan Jabatannya?.. Komisi II DPRD Bengkalis Tanpa Nakhoda

    BENGKALIS - Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis tanpa nakhoda sejak ditinggal oleh ketuanya. Dialah, Syahrial Basri ST, menjabat sebagai Ketua Komisi II (Bida

  • Mantan Pj Kades Batang Duku Resmi Ditahan

    BENGKALIS - Sejak tanggal 21 Agustus 2017 silam ditetapkan sebagai tersangka, Herli (H), mantan Penjabat Kepala Desa (Pj. Kades) Batang Duku, Kecamatan Bukit

  • Pekan Depan Komisi IV Panggil TAPD. Sofyan: Rasionalisasi Anggaran Harus Melihat Skala Prioritas

    BENGKALIS - Kendatipun belum ada koordinasi atau informasi resmi berupa surat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis terkait Defisit Anggaran pada APBD

  • KOMENTAR