Tokoh Masyarakat Mandau Berharap Bulan Ramadan Jadikan Penyejuk Ketegangan Pasca Pemilu 2019

Rabu, 22 Mei 2019 16:16
BAGIKAN:

BENGKALIS - Tokoh Masyarakat Mandau, Kabupaten Bengkalis Erwin berharap, bulan suci Ramadhan tahun ini dapat menjadi momentum untuk mendinginkan ketegangan pasca-pemilu serentak 2019.

Erwin mengajak kepada seluruh pihak melupakan perbedaan pilihan pada saat Pemilu dan fokus menjalankan ibadah puasa serta menjaga Kondusifitas menjelang Idul Fitri ini.

"Besar harapan saya ramadan ini menjadi pendingin suasana . Pemilu telah selesai, saatnya kembali untuk melakukan rekonsiliasi antar pihak, memperbanyak silaturahim dan melakukan aktifitas sehari-hari dengan semangat persatuan," kata Erwin , Rabu (22/05/2019).

Erwin mengajak seluruh pihak untuk menjadi bulan yang suci ini sebagai gerakan amal kepada sesama umat manusia. Sehingga, makna bulan suci ramadan dapat dirasakan oleh seluruh pihak.

"Mari kita jadikan bulan Suci Ramadhan ini sebagai gerakan amal. Saling tolong menolong antar sesama sehingga makna Ramadhan dapat diterapkan dalam kehidupan kita dalam beragama, berbangsa dan bernegara," Tutupnya.[tom]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • 3 Napi Kabur dari Lapas Jambi Ditangkap Di Bengkalis, 1 Dihadiahi Timah Panas Polisi

    BENGKALIS - Tiga dari empat nara pidana (napi) kasus narkotika yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sungai Penuh Jambi, akhirnya ditangka

  • Menang Pileg 2019, PKS Mantap Usung Kadernya Maju PIldaka 2020

    BENGKALIS - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bengkalis memastikan akan mengusung calon bupati pada pilkada 2020 dari kadernya sendiri.

  • Kasus Perceraian Kalangan PNS Meningkat di Bengkalis

    BENGKALIS - Angka perceraian dikalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Bengkalis relatif meningkat dibanding tahun

  • Sidang Sengketa Pilpres di MK, Ketua NU Bengkalis Ajak Hormati Proses Hukum

    BENGKALIS - Proses sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Kontitusi (MK) sedang berjalan, oleh karena itu diminta agar menghormati proses hukum itu dengan menja

  • KOMENTAR