Wabup Pembina Apel Sempena Hari Satuan Pengamanan Ke-36 Tahun 2016

Sabtu, 31 Desember 2016 01:07
BAGIKAN:
Istimewa
Wakil Bupati Kabupaten Meranti H. Said Hasyim bertindak sebagai Pembina Apel peringatan Hari Satuan Pengaman 2016

SELATPANJANG - Wakil Bupati Kabupaten Meranti H. Said Hasyim bertindak sebagai Pembina Apel peringatan Hari Satuan Pengaman 2016, bertempat di Mapolres Kabupaten Meranti, Selatpanjang, Jum'at (30/12).

Hadir dalam kegiatan itu Wapolres Meranti Kompol. Wawan, Perwakilan Dandim, Perwakilan Danlanal, Forkopimda, Kepala Satker Pemda Meranti, Ketua MUI, Pihak Perbankan, Tokoh Masyarakat/Agama/Adat/Pemuda dan lainnya.

Dalam pidato Kapolri yang dibacakan oleh Wakil Bupati H. Said Hasyim, peringatan HUT Satuan Pengaman Ke-36 Tahun 2016 mengambil tema ”kita tingkatkan kompetensi profesi satpam indonesia dengan melalui pelatihan kompetensi dalam rangka pelaksanaan tugas secara profesional, modern dan terpercaya (promoter) guna menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan kerjanya.

peringatan itu dilaksanakan secara serentak di setiap Polres dengan maksud untuk mengetahui penggelaran potensi satuan pengamanan swa-karsa di wilayahnya masing-masing, sebagai mitra keseharian dalam mengemban fungsi kepolisian di lapangan.

Seiring Polri telah menerbitkan panduan induk kepada masyarakat dalam mengelola pengamanan swakarsa secara profesional pada sebuah organisasi, perusahaan dan/atau instansii lembaga pemerintah yang dituangkan sebagai peraturan kapolri nomor 24 tahun 2007. Diharapkan dapat memberikan tuntunan untuk menerapkan satu tata kelola pengamanan swakarsa secara holistik terhadap proses bisnis satu organisasi. penerapan panduan ini tidak harus eksklusif, namun melengkapi tatanan industrial security yang telah berjalan, guna lebih meningkatkan kemampuan organisasi secara swakarsa dan profesional dalam menanggulangi ancaman dan gangguan keamanan terhadap proses bisnisnya, serta mematuhi regulasi keamanan yang berlaku.

Polri menegaskan bahwa yang dimaksud anggota satuan pengamanan adalah mereka yang secara fungsional dan struktural memiliki peran dalam tata kelola pengamanan. Dan satuan pengamanan memiliki posisi strategis, sebagai yang terdepan dalam rangka upaya menciptakan jaminan perlindungan terhadap dunia usaha di negara oleh karenanya penyiapan kemampuan profesional anggota satpam hendaknya mendapatkan atensi dan prioritas oleh seluruh pemangku kepentingan bersama Polri.

dalam hal ini kapolri telah menetapkan kebijakan prioritasnya sebagai salah satu dari sebelas program prioritas, diantaranya prioritas penyiapan anggota satpam yang profesional dan memiliki keunggulan bersaing dengan security profesional asing, semakin mendesak untuk direalisasikan khususnya pada 12 (dua belas) spesialis industrial security guna mengantisipasi invasi "security profesional” asing, sebagai konsekuensi dari adanya 12 sektor prioritas MEA 2015 yang disebut sebagai free flow of skilled labor (arus bebas tenaga kerja terampil) yaitu pada bidang~bidang industri, perawatan kesehatan (health care), turisme (tourism), jasa logistik (logist/c services). e-asean, jasa angkutan udara (air travel transport), produk berbasis agro (agrobased products), barang-barang elektronik (electronics), perikanan (fisheries), produk berbasis karet (rubber based products), tekstil dan pakaian ( tex tiles and apparels), otomotif (automotive), dan produk berbasis kayu (wood based products).

Polri menegaskan, jangan sampai posisi/ jabatan security pada industri strategis dan objek vital nasional diduduki oleh orang asing. posisi security dalam organisasi hendaknya dipegang oleh anggota satuan pengamanan yang memenuhi regulasi.

Sempena HUT Satpam itu juga Polri, mengarahkan kepada semua anggota satuan pengamanan di seluruh pelosok nusantara untuk pelihara dan mantapkan komitmen moral sebagai salah satu pengemban fungsi kepolisian, yang memegang teguh kode etik dan kehormatan anggota satpam, bersikap tegas dan cermat dalam menjaga keamanan serta menegakkan ketertiban di lingkungan kerja, selalu waspada dan mampu mendeteksi adanya potensi gangguan terhadap proses bisnis organisasi, tingkatkan komunikasi, koordinasi dan kemitraan dengan polri dan instansi terkait di lapangan, berinisiatif untuk pengembangan kemampuan teknik dan taktik baik kepolisian terbatas maupun industrial security.

Pada kesempatan itu juga ditampilkan Senam Tongkat Pengaman yang disuguhkan oleh kelompok Satuan Pengamanan d Kabupaten Meranti.(erc)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Sebuah Rumah Jalan Pangkalan Sena Digeledah, Polisi Berhasil Mengamankan 3,3 Kg Sabu

    DUMAI - Tim gabungan Satgas Ops Antik Siak Polres Dumai berhasil mengamankan narkotika jenis sabu - sabu disebuah rumah di Jalan Pangkalan Sena Gang Sederh
  • Aditia Bagus Santoso: Hakim Rinaldi Triandiko Sudah Bebaskan 6 Terdakwa Koruptor

    PEKANBARU - Direktur LBH Pekanbaru, Aditia Bagus Santoso mengatakan hakim tindak pidana korupsi (Tipikor), Rinaldi Triandiko sudah memberikan vonis bebas k
  • Pernikahan Gaib Dibatalkan, Kata Warga Hanya Pengalihan Isu Kasus di Katingan

    KALTENG - Pembatalan secara mendadak rencana pernikahan Sri Baruno Prameswari dengan Panglima Burung Damang oleh Kepala Adat Kecamatan Katingan Tengah, Kab
  • Lagi Fitnes, Kepala Pria Ini Tertimpa Barbel.

    SURABAYA - Seorang pria mengalami kecelakaan saat melakukan fitness di sebuah pusat kebugaran di kawasan Wiyung, Surabaya, Jawa Timur. Kepalanya terluka se
  • KOMENTAR