• Home
  • Sosial & Budaya
  • HUT Bayangkara ke 72, Polda Riau Gelar Syukuran di Gedung Bhayangkara Satbrimobda Riau

HUT Bayangkara ke 72, Polda Riau Gelar Syukuran di Gedung Bhayangkara Satbrimobda Riau

Rabu, 11 Juli 2018 17:47
BAGIKAN:

PEKANBARU - Memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara yang Ke-72, Kepolisian Daerah Riau menggelar syukuran di Gedung Bhayangkara Satbrimobda Riau, Jl.K.H.Ahmad Dahlan – Pekanbaru, Rabu (11/7/2018).

Selamat pagi izin melaporkan kegiatan Syukuran Dalam Rangka Memperingati HUT Bhayangkara Ke-72 Tahun 2018 pada hari ini Rabu tanggal 11 Juli 2018 pukul 09.00 Wib bertempat Gedung Bhayangkara Satbrimobda Riau , Jl.K.H.Ahmad Dahlan – Pekanbaru.

Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Riau Ir. Arsyadjuliadi Rahman, Kapolda Riau Irjen.Pol.Drs.Nandang, Wakapolda Riau Brigjen.Pol.Drs.HE.Permadi,SH,MH, Danrem 031 Wira Bima diwakili Kasrem 031 Wira Bima Kolonel Inf Asep Nugraha, SE, M.Si, Kabinda Provinsi Riau Marsma. TNI.Rakhman Haryadi, SA, MBA, M.Sc, NSS, Danlanal Dumai Kolonel Laut (E) Yose Aldino serta Seluruh Pejabat Utama Polda Riau dan tamu undangan.

Di buka dengan tari persembahan dan pembacaan do’a acara berlangsung hikmat dan lancar. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kapolda Riau.

Pada kesempatan ini Kapolda Riau membacakan sambutan Kapolri. Diawal sambutannya Kapolri mengajak seluruh personil yang hadir untuk menundukkan kepala sejenak untuk mengenang dan
mendoakan para personel Polri yang telah gugur dalam tugas memelihara keamanan dalam negeri. Khususnya 2 (dua) anggota Polda Papua a.n. Iptu Anumerta Jesayas Hentjie Nussy dan Bripka Anumerta Sinthon Kabarek yang gugur saat melaksanakan tugas mulia pengamanan kotak suara di Distrik Torere, Kab. Puncak Jaya, Papua, tanggal 27 Juni 2018, dalam kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata.

Semangat dan motivasi personel Polri menjadi semakin bertambah atas kehadiran Bapak Presiden RI dan Bapak Wakil Presiden RI, di tengah kesibukan melaksanakan tugas-tugas
kenegaraan. Berbagai upaya perbaikan yang dilaksanakan oleh Polri melalui Program Promoter telah memberikan dampak positif yang sangat signifikan. Sebagai tindak lanjut dari program reformasi internal yang telah dilaksanakan sebelumnya, Program Promoter dibangun melalui pendekatan profesionalisme dan modernisasi guna meraih kepercayaan publik.

Program Promoter difokuskan pada 3 (tiga) kebijakan utama yang sederhana, yaitu Peningkatan Kinerja, Perbaikan Kultur, dan Manajemen Media. Peningkatan Kinerja diwujudkan melalui
peningkatan kualitas pelayanan publik, profesionalisme dalam penegakan hukum, dan pemeliharaan stabilitas kamtibmas secara optimal. Perbaikan Kultur diwujudkan dengan menekan budaya koruptif, menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menekan kekerasan eksesif. Sedangkan Manajemen Media dilaksanakan pada media konvensional dan media sosial dengan
mengangkat prestasi - prestasi Polri dan menetralisir berita negatif, termasuk hoax.

Selama 2 (dua) tahun implementasi Program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik. Public trust terhadap institusi Polri terus meningkat. Polri yang pada tahun 2016 termasuk dalam 3 (tiga) institusi paling tidak dipercaya publik, kini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga, telah berada pada 3 (tiga) besar lembaga dengan kepercayaan publik terbaik. Pada survei yang dilaksanakan Litbang Kompas pada akhir Juni 2016 menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan publik terhadap Polri hanya 63,2%.

Setelah satu tahun pelaksanaan Program Promoter, survei Populi Center pada Agustus 2017
menunjukkan adanya perbaikan kinerja Polri, dimana 67,6% responden puas dengan kinerja Polri. Selanjutnya survei Litbang Kompas pada Oktober 2017 menempatkan Polri sebagai lembaga yang dipercaya rangking ketiga teratas dengan tingkat kepuasan mencapai 70,2%.

Demikian pula survei yang dilaksanakan Alvara Research Center pada Mei 2018 juga menunjukkan adanya perbaikan kepercayaan publik, dimana Polri menjadi satu dari dua lembaga
yang memiliki trend kenaikan tingkat kepuasan publik dalam periode tersebut. Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri menurut riset ini mencapai 78,8%. Dan yang terakhir Survey
Litbang Kompas pada Juni 2018 menunjukkan kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,9%. Hasil ini mengindikasikan bahwa 82,9% Warga Negara Indonesia percaya kepada Polri, tertinggi semenjak era reformasi.

Hasil survei tidak hanya datang dari dalam negeri, namun juga dari dunia internasional. The Gallup Organization, sebuah lembaga survei papan atas yang berbasis di Amerika Serikat,
melalui 2018 Global Law and Order Survey mengungkap bahwa Indonesia berada pada peringkat ke-9 negara teraman di dunia.

Posisi tersebut berada di atas Denmark (posisi ke-10) dan Belanda (posisi ke-15), bahkan Jepang (posisi ke-27). Survei juga mengungkap 69% dari 148.000 responden pada 142 negara percaya bahwa kepolisian lokal dalam hal ini Polri di Indonesia, mampu menjaga keamanan dalam negerinya.

Indikator terjadinya reformasi Polri juga terlihat dari penilaian otoritas pemerintah yang berwenang, sebagai berikut: Opini BPK terhadap pengelolaan laporan keuangan Polri dengan predikat WTP tanpa catatan pada 5 tahun berturut turut, dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2017; Penilaian indeks Reformasi Birokrasi Polri dari Kemenpan RB dengan nilai 73,65 (BB), dan Penilaian Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) dari Kemenpan-RB dengan nilai 72,11 (BB).

Acara dilanjutkan dengan upacara pedang pora pelepasan purna bhakti personil Polda Riau yang mana Kapolda Riau memberikan plakat kepada perwakilan Pensiunan Polri.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Riau dan Kapolda Riau serta Forkopimda lainnya menyerahkan piagam dan hadiah kepada pemenang lomba dalam rangka hut bhayangkara ke 72 tahun 2018, dengan kategori perlombaan yakni ; Polisi teladan tingkat pama polda riau, Lomba satgas merkuri dan satgas pangan, Lomba prestasi satgas nusantara, Lomba polisi cilik dan lomba da’i cilik kamtibmas, Lomba prestasi satgas saber pungli, Lomba bhabinkamtibmas, lomba siskamling dan lomba da’i kamtibmas jajaran Polda Riau. Bahkan penyerahan Penghargaan dari Kapolri dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-72.

Kemudian dilanjutkan dengan sesi pemotongan tumpeng oleh kapolda riau dan diberikan kepada polisi termuda dan tertua dan dilanjutkan dengan makan siang yang diiringi hiburan musik.

Diakhir acara dilakukan acara tradisi pelepasan purna bhakti (jajaran pedang pora) dan diarak menggunakan kereta odong-odong mengintari Mako Brimob Polda Riau.[tnr]

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • 16 November, Giliran Maruf Amin Sambangi Riau, ini Jadwalnya...

    PEKANBARU - Ketua Tim Koalisi Daerah (TKD) Riau Indonesia Kerja Idris Laena memastikan Calon Wakil Presiden Maruf Amin akan mengunjungi Provinsi Riau pada ta

  • Pasca Pulihnya Listrik di Bengkalis, PLN Gelar Syukuran dan Santunan

    BENGKALIS - Pasca pemulihan sistem kelistrikan dari tragedi BlackOut sistem isolated kelistrikan hingga menyebabkan terjadinya kebakaran pada mesin panel Pem

  • Horee. Libur Nasonal dan Cuti Bersama 2019 Sudah Ditetapkan, Cek di Sini..

    BENGKALISONE - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) sudah menetapkan libur nasional dan cuti bersama untuk tahun 2

  • Terungkap, Penipuan Rp 23 T yang Menyeret Nama Ratna Sarumpaet

    BENGKALISONE - Ucapan Ratna Sarumpaet (RS) terkait kasus penipuan modus iming-iming uang raja-raja Indonesia senilai triliunan rupiah ternyata bukan isapan j

  • KOMENTAR