• Home
  • Sosial & Budaya
  • Lestarikan Permainan Tradisional, Komunitas Gasing Rohil Gelar Turnamen Gasing Bupati Cup

Lestarikan Permainan Tradisional, Komunitas Gasing Rohil Gelar Turnamen Gasing Bupati Cup

Senin, 24 Februari 2020 23:28
BAGIKAN:
Bupati Rohil H Suyatno saat membuka turnamen yang ditandai pemukulan gasing.

ROHIL - Di zaman now ini, olahraga tradisional berupa permainan Gasing, hampir menghilang di bumi Tanah Melayu Negeri Seribu Kubah. Padahal permainan itu merupakan salah satu budaya tradisi turun temurun dari leluhur masyarakat melayu terdahulu.

 

Untuk terus membumikan permainan tradisional itu, Komunitas Gasing Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengambil inisiatif dengan menggelar turnamen gasing Bupati Cup I. 

Acara yang sarat dengan nilai budaya ini dibuka langsung Bupati Rohil H Suyatno pada Minggu (24/2/2020) malam yang juga turut dihadiri Ketua DPRD Rohil Maston, Ketua LAM Rohil H Rasyid Abizar, Camat Bangko Rijalul Fikri, Datuk Penghulu Labuhan Tangga Kecil Eduar Adi serta sejumlah masyarakat.

Turnamen berlangsung di Gelanggang Gasing Kepenghuluan Labuhan Tangga Kecil, Kecamatan Bangko atau tepatnya berdekatan dengan Kantor Penghulu Labuhan Tangga Kecil yang memang telah disiapkan untuk pergelaran turnamen. 

Ketua Komunitas Gasing Rohil Masrul Gusti mengatakan bahwa komunitas gasing yang dibentuk merupakan suatu sarana interaksi sosial masyarakat khususnya masyarakat pecinta gasing. Melalui interaksi tersebut, maka berkembanglah suatu ide-ide untuk melestarikan dan mengembangkan permainan gasing.

"Sebagai langkah awal dari kreatifitas komunitas itu kami melakukan Open Turnamen Gasing Bupati Cup perdana di Rohil, kemudian kreatifitas selanjutnya kami mencoba menciptakan piala yang bersumber dari bahan daerah dengan memberdayakan masyarakat lokal sebagai pengrajin piala tersebut," kata Masrul Gusti, didampingi Ketua Panitia Penyelenggara Rudi Hartono.

Masrul menyebutkan, Open Turnamen Gasing Bupati Cup perdana itu diikuti sebanyak 57 peserta yang berlangsung selama lebih kurang satu bulan dengan sistem semi kompetisi untuk penyisihan dan selanjutnya sistem gugur. 

"Ini cukup spektakuler sekali karena belum pernah jumlah peserta yang mengikuti turnamen gasing sampai sebanyak itu," katanya kepada awak media. 

Sementara Bupati Rohil H Suyatno dalam sambutannya mengatakan bahwa pemerintah daerah memberikan dorongan agar kelestarian permainan tradisional gasing yang ada di negeri Seribu Kubah terus dipertahankan.

"Saya melihat permainan tradisional dalam bentuk gasing ini sangat luar biasa, dari beberapa kecamatan juga hadir. Ini artinya gasing ini banyak peminatnya. Jadi saya berharap kelestarian gasing yang ada di daerah ini terus dipertahankan," ungkap Suyatno.

Ia memberikan apresiasi kepada Camat Bangko, Penghulu Labuhan Tangga Kecil dan panitia penyelenggara yang telah menggelar Open Turnamen Gasing Bupati Cup perdana. Menurutnya, ini merupakan langkah untuk mengangkat kembali permainan yang sudah lama dikenal. 

"Saya sangat senang hadir disini karena masyarakatnya sangat antusias," pungkas Bupati. 

Untuk hadiah, Bupati menyumbang uang sebesar Rp10 juta, untuk juara satu akan mendapatkan uang sebesar Rp3 juta. Juara dua Rp2.5 juta, juara tiga Rp2 juta dan juara empat Rp1.5 juta. Semua hadiah itu plus dengan tropi dan sertifikat. (rif)

BAGIKAN:
KOMENTAR