• Home
  • Sosial & Budaya
  • Peduli Korban Banjir, Kapolres Kerinci Dantangi Warga Berikan Bantuan Sembako

Peduli Korban Banjir, Kapolres Kerinci Dantangi Warga Berikan Bantuan Sembako

Minggu, 08 Januari 2017 20:46
BAGIKAN:
Tribrata News


KERINCI - Kepala Kepolisian Resor Kerinci, AKBP M. Ali Hadinur SIK, didampingi Kabag Operasionla Polres Kerinci Kompol Wanneri dan Ketua Bhayangkari serta personil Polres Kerinci menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat korban banjir yang melanda Desa Koto Dian, Kecamatan Hamparan Rawang, Desa Seri Menanti, Kecamatan Koto Baru Kota Sungai Penuh dan Desa Lubuk Suli Kecamatan Depati VII, Kabupaten Kerinci, Sabtu (07-01-2017).

Kapolres Kerinci AKBP M. Ali Hadinur yang saat itu terjun langsung meninjau kondisi korban banjir menjelaskan, apa yang dilakukan oleh Polres Kerinci tersebut merupakan sebagai wujud kepedulian pihak kepolisian kepada warga yang saat ini sedang mengalami musibah banjir.

“Sembako yang kita berikan sekarang sangat dibutuhkan oleh para korban bencana. Setelah ini kami akan mencari solusi kedepannya bersama pemerintah daerah agar jangan sampai banjir berkepanjangan dan berulang-ulang,” ujar Kapolres.

(Humas Polres Kerinci)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Siap-siap!.. Suparman Akan Mutasi Eselon III dan IV Sebelum Ramadan

    PASIRPANGARAIAN - Suparman langsung membuat gebrakan di hari pertamanya kembali aktif menjabat Bupati Rokan Hulu (Rohul). Dia akan melakukan mutasi besar-b
  • Sah, Firdaus dan Aziz Resmi Pimpin Pekanbaru dan Kampar

    PEKANBARU - Firdaus dan Aziz Zainal telah resmi menjadi Walikota Pekanbaru dan Bupati Kampar untuk masa bakti 2017-2023. Mereka dilantik Gubernur Riau, Ars
  • Di Forum Akademisi Indonesia, Adyaksa: Hadapi 4 I dengan Amalkan Pancasila

    JAKARTA - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault menjadi pembicara Seminar Nasional yang diadakan Forum Akademisi Indonesia (FAI)
  • Korupsi Jembatan Padamaran II di Rohil. Kerugian Membengkak, Dari Rp2,5 Miliar Jadi Rp9,4 Miliar

    PEKANBARU - Kerugian negara akibat korupsi pada pembangunan Jembatan Padamaran II di Rokan Hilir membengkak, dari Rp2,5 miliar menjadi Rp9,5 miliar. Hal in
  • KOMENTAR