Siapa Bilang Tentara itu Menakutkan?

Minggu, 08 Januari 2017 20:55
Inilah Kisah Prajurit Kostrad di Perbatasan 'Kreatifitas Tanpa Pamrih'
BAGIKAN:
tni.mil.id
Koptu Pramono

NTT - Siapa bilang tentara itu menakutkan? Prajurit Kostrad dengan kreatifitas dan inovasinya membangun citra positif bagi masyarakat sekitarnya. Lihatlah Koptu Pramono, anggota pasukan Satgas Pamtas RI-RDTL dari Yonif Raider 321/Galuh Taruna Kostrad yang bertugas di Pos Manamas, Kec. Naibenu, Kab. Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Koptu Pramono mampu menggebrak dan menyulap tanah tandus di sekitar Pos TNI Manamas menjadi potensi ekonomi yang menjanjikan. Dalam usia tugasnya yang memasuki umur kurang lebih 7 bulan, Koptu Pramono biasa disapa, setiap  hari rutin meratakan gundukan-gundukan tanah di sekeliling pos dengan mencetak batu bata merah.

Di awal usahanya banyak warga yang menyangsikan, tetapi karena keuletannya, maka Koptu Pramono mampu membuat para warga pemilik lahan disekitar pos TNI angkat topi.

"Pak tentara ini telah merintis kerja baru disekitar lokasi ini. Kami tidak tahu bahwa tanah ini bisa dibuatkan jadi bata merah, karena itu lokasi ini selama ini kami terlantarkan saja. Namun dengan kehadiran Pos TNI disini maka kami terinspirasi oleh keuletan salah seorang anggota TNI yang bernama Koptu Pramono. Dia telah menunjuk jalan ekonomi baru dan namanya tidak akan kami lupakan. Saya akan menyumbang kayu bakar untuk membantu dia dalam membakar sekitar belasan ribu buah bata merah tersebut", ujar Zakarias Elu salah seorang warga Manamas.

Karena kedisplinan Koptu Pramono dalam aksi sosial budaya dan pemerintahan setempat maka Camat Naibenu, Bapak Lorenzo Colo pun angkat bicara.

"Pak Koptu Pramono adalah tentara yang banyak kreatif dan mampu beradaptasi. Dia mampu mengembalikan anggapan warga bahwa TNI itu menakutkan dan ini adalah kredit point untuk pasukan TNI yang bertugas di garis batas negara. Saya berharap teman teman TNI dapat meneladani dia dan kita saling bahu membahu membangun negeri ini dari pinggiran", puji Camat Lorenzo Colo.(red)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Hajatan Panglima TNI Terlaksana, Dandim: Terima Masyarakat Bengkalis

    BENGKALIS -Kodim 0303 Bengkalis menuntaskan do'a bersama sempena hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 tahun di Bengkalis, Kamis (17/8/2017) kemarin.

    Do'a
  • Dipaksa Lepas Hijab, Wanita Ini Dapat Ganti Rugi Miliaran Rupiah

    BENGKALISONE -Seorang muslimah di Amerika Serikat mendapat kompensasi senilai USD 85.000 atau Rp 1,1 miliar setelah memenangkan kasus atas tunt
  • Dapat Remisi, 2 Napi Korupsi di Pekanbaru Bebas

    PEKANBARU -Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 72, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (
  • Ini Motif Pembunuh Wanita yang Ditemukan Hangus di Pekanbaru

    PEKANBARU - Tim gabungan Satreskrim Polresta Pekanbaru dan Polsek Rumbai, berhasil mengungkap pelaku pembunuhan perempuan yang ditemukan warga
  • KOMENTAR