Benarkah Diabetes Pada Anak Disebabkan Oleh Faktor Keturunan?

Jumat, 15 Desember 2017 17:44
BAGIKAN:

PEKANBARU - Hal pertama yang umumnya ditanyakan saat seorang anak mengalami penyakit diabetes melitus (DM) adalah, "Ada keturunan, ya?" Hal ini dikarenakan banyaknya informasi yang menyebutkan bahwa DM disebabkan oleh faktor keturunan. Pada kasus DM tipe 1, data menunjukkan 10% dari anak yang menderita DM memang  berasal  dari  keluarga  yang  memiliki  riwayat  DM. Selain faktor genetik, DM pada anak juga bisa dipicu  banyak penyebab lainnya, seperti terjadinya infeksi, timbunan toksin dalam tubuh, atau masalah hormonal. Itulah sebabnya, meskipun orangtua atau anggota keluarga lain tidak memiliki riwayat DM, maka anak-anak tetap bisa terkena penyakit ini.

Beberapa tahun belakangan, penyakit yang disebabkan oleh gangguan metabolisme glukosa yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah alias hiperglikemia ini memang menjadi  ancaman  besar bagi  anak- anak. Menurut dr. Andy Japutra, SpA, dokter spesialis anak dari Siloam Hospitals Kebon Jeruk, “Dari beberapa jenis DM, DM tipe 1 dan tipe 2 adalah DM yang paling banyak menyerang anak-anak. DM tipe 1 yang juga disebut dengan juvenile onset diabetes atau insulin dependent diabetes mellitus, biasa terjadi pada anak dan remaja. Sedangkan, DM tipe 2 atau non insulin dependent diabetes mellitus, umumnya terjadi pada orang dewasa atau anak- anak yang memiliki masalah dengan obesitas (kelebihan berat badan).”

DM  tipe 1  pada  anak  disebabkan  adanya  kerusakan  pada  sel  beta di  pankreas.  Hal tersebut berpengaruh pada berkurangnya produksi hormon insulin di tubuhnya. Padahal, insulin berfungsi untuk meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel untuk keperluan metabolisme. Inilah yang akhirnya menyebabkan tingginya kadar gula darah pada anak. Karena kerusakan sel penghasil insulin pada pankreas bersifat permanen, penyakit DM tipe 1 pada anak ini tidak bisa disembuhkan sama sekali. Satu-satunya pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan memberikan insulin pada anak tepat waktu secara terus-menerus.

Sementara itu, DM tipe 2 pada anak penyebabnya lebih karena masalah obesitas. DM tipe 2 ini pun tidak bisa disembuhkan secara total. Hal yang bisa dilakukan adalah mengontrol agar anak menjalankan pola hidup yang sehat. Langkah terakhir adalah mengonsumsi obat pengontrol gula darah bila diperlukan. DM yang bersifat permanen ini memerlukan pencegahan sejak dini, terutama untuk kasus DM tipe 2. Pencegahan dimulai dengan mengatur pola hidup sehat pada anak dengan pola makan yang seimbang dan olahraga teratur.

Sumber: Majalah Silver, Siloam Hospitals
 

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • MTQ Ke-24 Tingkat Kecamatan Bantan, Desa Resam lapis Target Juara Umum

    BENGKALIS - Musababaqoh Tilawatil Qur'an tingkat Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis tahun 2019 kembali digelar. Menyambut pembukaan MTQ ke-24 ini dime

  • 1.354 Anak Putus Sekolah Ikuti Ujian Paket di Bengkalis

    BENGKALIS - Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bengkalis, tahun 2018-2019 tercatat 1.354 angka putus sekolah di kabupaten berjuluk neg

  • STAIN Bengkalis Apresiasi Kegiatan Gerakan Pramuka

    BENGKALIS – Wakil Ketua III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Bengkalis Wira Sugiarto, memberikan apresiasi kepada anggota, Pramuka STAIN Bengka

  • DEMA Cup III STAIN Bengkalis Kembali Digelar

    BENGKALIS - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bengkalis melalui Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) kembali menyalurkan bakat dan minat mereka di bidang

  • KOMENTAR