Dampak Kecanduan Gadget pada Anak

Kamis, 12 Januari 2017 01:20
Anak Uring-uringan Ketika Tak Pegang Gadget? Tandanya Sudah Kecanduan
BAGIKAN:
net
Ilustrasi Kecanduan Gadget pada Anak

JAKARTA - Kecanduan gadget bisa berdampak pada tumbuh kembang anak. Pakar mengatakan untuk mencegah anak kecanduan gadget, orang tua harus tahu gejalanya.

dr Kristiana Siste, SpKJ, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia - RS Cipto Mangunkusumo, mengatakan gejala anak kecanduan gadget bisa dilihat dari dua hal. Yakni gejala pre-okupasi dan perubahan mood yang terjadi.

"Pre-okupasi itu ketika bangun tidur yang dicari gadget, kalau nggak main gadget gelisah. Sedangkan perubahan mood misalnya nggak main gadget dia marah, uring-uringan hingga tantrum," tutur dr Siste, dalam seminar parenting class di RSU Bunda Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat dikutip detik.com

Selain pre-okupasi dan perubahan mood, gejala lain yang harus diwaspadai orang tua adalah kebutuhan penggunaan gadget dan internet yang semakin besar. Dikatakan dr Siste, hal ini disebut sebagai gangguan toleransi, di mana toleransi anak untuk tidak menggunakan gadget dan internet semakin hari semakin kecil.

Baca juga: Kecanduan Gadget, Anak Bisa Sulit Berkomunikasi Hingga Dewasa

"Jadi awalnya mungkin cuma 2 jam sehari pakai gadget. Lalu tambah jadi 5 jam, 10 jam atau lebih. Dan penambahan jam penggunaannya itu naiknya cepat, nah ini juga bisa jadi gejala kecanduan gadget," tambahnya lagi.

Dijelaskan dr Siste, kecanduan gadget memiliki definisi penggunaan gadget elektronik dan internet yang tidak terkendali. Penggunaan gadget yang tidak terkendali ini harus disertai dengan gangguan perilaku, kognisi dan sosial untuk bisa dikategorikan sebagai kecanduan.

Bahkan pada kasus yang ekstrem, anak yang kecanduan gadget bisa mengancam untuk bunuh diri. dr Siste mengatakan pernah menangani pasien dengan kasus kecanduan gadget ekstrem seperti ini.

"Jadi internetnya dimatiin sama ibunya, wifinya juga. Anak ini mengancam untuk bunuh diri, dan benar-benar dilakukan. Dia menyayat tangannya sendiri, meskipun masih tertolong. Tapi ini menandakan kecanduan gadget dan internet bisa berujung pada perilaku ekstrem seperti bunuh diri," tutupnya.***

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Siap-siap!.. Suparman Akan Mutasi Eselon III dan IV Sebelum Ramadan

    PASIRPANGARAIAN - Suparman langsung membuat gebrakan di hari pertamanya kembali aktif menjabat Bupati Rokan Hulu (Rohul). Dia akan melakukan mutasi besar-b
  • Sah, Firdaus dan Aziz Resmi Pimpin Pekanbaru dan Kampar

    PEKANBARU - Firdaus dan Aziz Zainal telah resmi menjadi Walikota Pekanbaru dan Bupati Kampar untuk masa bakti 2017-2023. Mereka dilantik Gubernur Riau, Ars
  • Di Forum Akademisi Indonesia, Adyaksa: Hadapi 4 I dengan Amalkan Pancasila

    JAKARTA - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault menjadi pembicara Seminar Nasional yang diadakan Forum Akademisi Indonesia (FAI)
  • Korupsi Jembatan Padamaran II di Rohil. Kerugian Membengkak, Dari Rp2,5 Miliar Jadi Rp9,4 Miliar

    PEKANBARU - Kerugian negara akibat korupsi pada pembangunan Jembatan Padamaran II di Rokan Hilir membengkak, dari Rp2,5 miliar menjadi Rp9,5 miliar. Hal in
  • KOMENTAR