Waspada Bahaya Kolestrol Jika Tidak Diobati

Senin, 25 Juni 2018 18:01
BAGIKAN:
Net

BENGKALISONE - Keberadaan kolesterol dalam tubuh sebenarnya memiliki peran tersendiri untuk kesehatan. Membantu dalam produksi hormon merupakan salah satu fungsi dari keberadaan kolesterol dalam tubuh. Kolesterol baru membahayakan kesehatan ketika kadarnya berada dalam keadaan tinggi.

Jenis kolesterol ada dua yaitu High Density Lipoprotein (HDL) dan Low Density Lipoprotein (LDL). HDL merupakan kolesterol baik yang berfungsi untuk membawa kolesterol kembali dari bagian tubuh lain menuju hati. HDL juga berperan dalam pemecahan kolesterol dan menghilangkannya dari dalam tubuh.

Sementara LDL merupakan jenis kolesterol jahat. LDL yang menumpuk dalam tubuh dapat menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah. Kondisi tersebut memberi pengaruh besar pada terjadinya penyakit jantung dan stroke.

Itulah alasannya, mengapa kolesterol sering dianggap membahayakan kesehatan. Kebiasaan mengonsumsi makanan yang tinggi lemak menjadi salah satu penyebabnya. Kolesterol yang tinggi akan semakin membahayakan terutama jika tidak ditangani dengan tepat.

Maka dari itu penting mengetahui sejumlah bahaya dan komplikasi yang disebabkan oleh kolesterol. Lantas apa sajakah bahaya kolesteroljika tidak diobati?

Jantung koroner

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa tingginya kadar kolesterol dapat menyebabkan penyakit jantung. Hal ini disebabkan oleh pembuluh darah yang bertugas menyuplai darah mengalami sumbatan.

Rasa nyeri dada dan sesak napas akan dirasakan penderitanya akibat kurangnya suplai darah ke jantung. Hal ini mengakibatkan meningkatnya resiko untuk terkena serangan jantung.

Stroke

Stroke yang disebabkan oleh kolesterol terjadi ketika kadar LDL dan lemak meningkat dan terjadi penggumpalan darah. Resiko terkena stroke akan semakin tinggi ketika penggumpalan darah tersebut terjadi diotak. Kondisi tersebut menyebabkan aliran darah dan suplai oksigen ke otak terganggu dan berakhir dengan stroke.

Hipertensi

Ditemukannya plak akibat kadar LDL yang berlebih dapat menyebabkan arteri menjadi menyempit. Hal tersebut mengharuskan jantung bekerja keras agar darah dapat mengalir. Diyakini keadaan tersebutlah yang menjadi penyebab terjadinya darah tinggi.

Diabetes Melitus

Sistem metabolik adalah istilah untuk menggambarkan kombinasi dari penyakit, diabetes, kolesterol, obesitas dan hipertensi. Dimana kolesterol dan diabetes mempunyai keterkaitan ketika menyerang tubuh. Kedua penyakit tersebut dapat membahayakan kondisi satu sama lain apabila dilami oleh tubuh secara bersamaan.

Penyakit arteri perifer

Arteri perifer merupakan keluhan kesehatan yang mengakibatkan aliran darah menuju kaki tersumbat. Kondisi tersebut diakibatkan dari lemak kolesterol dan zat pembuangan sisa yang tersumbat. Saat hal tersebut terjadi, kaki akan merasakan sakit karena tidak mendapatkan aliran darah yang cukup.

Demikianlah bahaya yang akan muncul apabila kolesterol tidak diobati. Mudah-mudahan dengan artikel diatas menjadi pengingat bahwa setiap penyakit harus mendapatkan pengobatan yang tepat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Posted by: Berita Sehatku

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun 2018

    MERANTI - Polres Meranti Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus Tahun Tahun 2018 bertempat di Halaman Mapolres Kep. Meranti Jl. Pembangunan I Se

  • Kapolda Riau Pimpin Apel Gelar Pasukan Mantap Brata Muara Takus 2019

    PEKANBARU - Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Drs. Widodo Eko Peihastopo MM tadi pagi pimpin apel gelar pasukan Mantap Brata Muara Takus tahun 2019. Ra

  • Polres Pelalawan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Muara Takus 2018

    PELALAWAN - Polres Pelalawan Apel Gelar Pasukan / Operasi Mantap Brata Muara Takus 2018 Dalam Rangka Pengamanan Pemilihan Umum Tahun 2019 bertempat di halama

  • Ditepuk Tepung Tawar, Sandiaga Uno: Puncak Kebahagian Saya Sebagai Putra Riau

    PEKANBARU - Usai diberi tepuk tepung tawar oleh Ninik mamak suku Melayu Riau, Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Salahuddin Uno mengaku tidak pernah membaya

  • KOMENTAR