• Home
  • Berita
  • Antisipasi Corona, Disdukcapil Kepulauan Meranti Stop Sementara Rekam e-KTP

Antisipasi Corona, Disdukcapil Kepulauan Meranti Stop Sementara Rekam e-KTP

Rabu, 18 Maret 2020 19:08
BAGIKAN:
MERANTI - Kantor layanan publik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, menyetop sementara layanan perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Langkah itu diambil guna membatasi layanan yang berpotensi adanya sentuhan langsung, sebagai antisipasi wabah virus corona atau covid-19.
 
Kepala Disdukcapil, Drs Hariyandi, melalui Sekretaris, Ramdan mengatakan, pembatasan ini dilakukan selama tiga minggu kedepan, terhitung mulai Senin 16 Maret hingga 5 April 2020.
 
"Yang distop sementara hanya pelayanan bersentuhan langsung, seperti perekaman. Namun tidak untuk kepentingan yang sifatnya urgent, seperti mengurus data untuk keperluan orang sakit," ungkapnya, Rabu (18/3).
 
Dikatakan Ramdan, hal ini juga menindak lanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia, Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Gubernur Riau dalam upaya mengurangi resiko penularan virus corona atau covid-19.
 
"Yang jelas kita tidak ingin masyarakat terkena penyakit virus covid-19. Dan untuk sementara, pembatasan ini kita berlakukan hingga tiga minggu kedepan. Selanjutnya kita menunggu instruksi atasan. Tapi kita tetap berharap agar dalam tiga minggu kedepan, semuanya bisa pulih seperti sediakala," ujarnya.
 
Ditambahkan Kabid Layanan Pendaftaran Penduduk di Disdukcapil Kepulauan Meranti, Khairul, bahwa pembatasan sementara ini guna mengantisipasi penyebaran covid-19 dan memutus mata rantai penyebarannya dengan cara menghindari keramaian.
 
"Perekaman e-KTP dinilai beresiko pada sentuhan langsung antara pemohon dengan petugas," katanya.
 
Apalagi, lanjut dia, tiap harinya di Kantor Disdukcapil Kepulauan Meranti sebagai Kantor Pelayanan dipenuhi oleh masyarakat yang hendak mengurus administrasi kependudukan.
 
"Kepada warga, kita imbau jika ingin mengurus KTP dan KK yang tidak begitu urgent, bisa menundanya jelang kondisi kondusif," kata Khairul. (nur)
BAGIKAN:
KOMENTAR