• Home
  • Berita
  • DKPP Rohil Bentuk Panitia Pengawas Hewan Kurban

DKPP Rohil Bentuk Panitia Pengawas Hewan Kurban

Kamis, 09 Juli 2020 11:59
BAGIKAN:
Rapat pembentukan panitia pengawas hewan kurban Idul Adha Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Rohil, Rabu (8/7).

ROHIL - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) membentuk panitia pengawas hewan kurban Idul Adha 1441 H / 2020 M. 

Semua petugas dilibatkan untuk pendataan hewan kurban di lapangan, dan karena tahun ini Covid-19 maka ada aturan dari Dirjen Peternakan sesuai protokol kesehatan.

Hal itu disampaikan Kepala DKPP Rohil melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Yunisman, S.Pi, Rabu (8/7/2020) di Bagansiapiapi. 

"Kita akan sampaikan melalui brosur dan stiker yang ditempelkan pada hewan kurban sesuai hasil pemeriksaan petugas di lapangan," kata Yunisman. 

Pemeriksaan hewan kurban mulai dilaksanakan pada H-4 dan H+2 Idul Adha. Jadi empat hari sebelum hari Raya Idul Adha, petugas sudah mulai mendata hewan yang layak di kurban akan diberi label dan berlangsung sampai pemotongan hewan kurban. 

"Intinya ini untuk keamanan pangan supaya hewan kurban layak untuk dikonsumsi," terangnya. 

Petugas hewan kurban, jelas Yunisman, sudah di SK oleh Kepala Dinas KKP Rohil diantaranya enam orang Dokter Hewan dan 12 Sarjana Peternakan. Semua petugas ini merupakan petugas penyuluh di lapangan. 

"Dari sekarang kita sudah mulai bergerak untuk survei ke masjid dan mushola terkait data panitia hewan kurban," ungkapnya. 

Zaman teknologi saat ini juga memudahkan untuk berkomunikasi dengan panitia hewan kurban di setiap kecamatan maupun desa sehingga memudahkan mendapat informasi.

"Hewan yang sudah diberi label berarti itu sudah diperiksa oleh petugas di lapangan," ucapnya. 

Dengan jumlah petugas terbatas, lanjut dia, maka akan dibantu oleh petugas PPL Pertanian untuk mengcover wilayah perairan seperti Kecamatan Palika. 

"Hewan ternak kita juga sudah surplus artinya daging hewan tersebut bagus dan layak untuk dikonsumsi sehingga diperjualbelikan ke wilayah Riau lainnya seperti Kota Dumai dan hampir 80 persen daging hewannya berasal dari Rohil," pungkasnya. 

Masih kata Yunisman, pihaknya juga siap apabila diminta membantu cek hewan ternak dan pertiga bulan sekali petugas rutin memberikan vitamin pada hewan untuk kesehatan. Rif

BAGIKAN:
KOMENTAR