• Home
  • Berita
  • Komsos Bersama Penghulu dan Lurah, Dandim Agung: Rohil Peringkat Bawah Karhutla di Riau

Komsos Bersama Penghulu dan Lurah, Dandim Agung: Rohil Peringkat Bawah Karhutla di Riau

Kamis, 30 Juli 2020 00:08
BAGIKAN:
Dandim 0321/Rohil berfoto bersama penghulu dan lurah usai pelaksanaan Komsos, Rabu (29/7).

ROHIL - Komandan Distrik Militer (Dandim) 0321/Rohil Letkol Arh Agung Rachman Wahyudi, S.I.P, M.I.Pol menggelar komunikasi sosial (Komsos) bersama aparatur pemerintah kepenghuluan dan kelurahan se Rohil, bertempat di Aula Markas Kodim 0321/Rohil, Bagansiapiapi, Rabu (29/7/2020).

 

Pada kesempatan itu, Dandim 0321/Rohil menyampaikan ucapan terima kasih atas sinergitas penanganan kovid-19 yang dinilai berhasil sampai ke tingkat provinsi.

"Selain itu juga keberhasilan dalam mereduksi karhutla yang semula kita berada di peringkat satu terbanyak di Riau dan sekarang menduduki peringkat kedua terbawah," kata Dandim. 

Ini semua, jelas Dandim, tidak terlepas dari sinergitas dan sistem kerja yang dibangun oleh pemerintah mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa bekerjasama dengan TNI-Polri serta instansi vertikal lainnya. 

"Alhamdulillah kegiatan ini dihadiri seluruh penghulu se Rohil berjumlah 173 dan 25 lurah. Ini menandakan kekompakan para aparatur pemerintah di tingkat kepenghuluan atau kelurahan," ungkapnya. 

Selain itu, Dandim juga memberikan reward kepada datuk penghulu yang berhasil menjalankan program ketahanan pangan dan penanganan kovid.

"Saya juga menghimbau untuk selalu menjaga dan waspada jangan terlalu bangga dengan hasil yang di raih saat ini," terangnya. 

Kemudian Dandim menjelaskan, secara internal Rohil masih zero kovid-19 dan yang beredar pemberitaan baru-baru ini merupakan warga dari luar Rohil.

"Di daerah kita titik tertinggi risiko terpapar kovid-19 berada di wilayah Bagan Batu sampai Rantau Kopar walaupun sudah disiapkan pos penjagaan 24 jam namun risiko tetap ada," jelasnya. 

Untuk itu, tim gugus tugas kembali akan menegakan disiplin secara mandiri agar menyadarkan kembali masyarakat terhadap protokol kesehatan. 

"Mengenai karhutla saat ini kita baru melaporkan delapan titik api yang mana ini menurun drastis dibanding tahun lalu yang ratusan," sebut Dandim Agung. Rif

BAGIKAN:
KOMENTAR