• Home
  • Berita
  • Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati Meranti, Mereka Tuntut 6 Hal Ini..

Mahasiswa Geruduk Kantor Bupati Meranti, Mereka Tuntut 6 Hal Ini..

Rabu, 22 November 2017 16:34
BAGIKAN:
SELATPANJANG - Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Aliansi Peduli Meranti (APM) menggelar aksi damai di Kantor Bupati Kepulauan Meranti. Mereka menuntut janji Pemerintah Daerah (Pemda) Kepulauan Meranti. Rabu 22 November 2017.

Kedatangan gabungan Organisasi Mahasiswa dan SAPMA-PP yang dikoordinatori oleh Bobby Iskandar itu mendapat pengawalan ketat pihak Polres Kepulauan Meranti.

Kapolsek Tebingtinggi AKP Syafril SH, didampingi sejumlah anggota bersama pihak Koramil 02/Tebingtinggi dan pihak Satpol PP Meranti menyambut langsung kedatangan para mahasiswa saat berada di depan pintu masuk kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Setelah menyampaikan orasinya, para mahasiswa diizinkan masuk ke halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti.

Memasuki halaman Kantor Bupati, pengunjukrasa kembali menyampaikan orasinya. Suasana sempat memanas setelah orasi tuntutan para mahasiswa tersebut tak ditanggapi oleh pejabat atau perwakilan tertinggi di Pemda Meranti. Aksi dorong pun tak terjadi.

Tak lama kemudian, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs H Said Hasyim, didampingi Sekda Kepulauan Meranti Yulian Norwis SE, menemui para pengunjukrasa.

Janji yang ditagih oleh para mahasiswa tersebut sebagaimana yang tertulis didalam selebaran kertas yakni:
•Menagih janji Bupati dan Wakil Bupati Meranti yang katanya merangkai pulau dan membangun pembangunan daerah untuk masyarakat Meranti.
•Mengutamakan pendidikan di meranti dan menganggarkan beasiswa di tahun 2018.
•Kami meminta keadilan bagi mahasiswa yaitu pembangunan mes/asrama untuk mahasiswa di Meranti.
•Bidang kesehatan kami meminta pemerintah bertanggungjawab atas pelaksanaan pelayanan daerah yang aman dengan adanya Unit Donor Darah (UDD)
•Kami minta segera mendirikan Universitas Kepulauan Meranti.
•Fasilitas pelayanan publik berupa kecamatan yang belum mempunyai kantor.

Menanggapi hal itu, Wabup Said Hasyim mewakili Bupati Meranti Drs. H. Irwan M.Si, yang sedang berada di Jepang untuk menerima bantuan mobil operasional Pemadam Kebakaran dan Ambulance untuk Meranti, menyampaikan apa yang disuarakan mahasiswa itu secara perlahan Pemda telah mewujudkan, buktinya dengan meski dengan keterbatasan anggaran Pemda telah berupaya membangun jalan dan jembatan sebagai akses penghubung Desa ke Kecamatan maupun Kabupaten.

"Kita juga tahu bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sangat penting karena merupakan urat nadi suatu daerah, terutama Meranti daerah yang terdiri dari beberapa pulau ini. Ayo sama-sama kita ke Bapeda untuk melihat sejauh mana pembangunan dan rencana pembangunan yang sedang diperjuangkan Meranti baik ditingkat Provinsi maupun Nasional," ungkapnya.

Terkait bantuan beasiswa untuk mahasiswa kurang mampu, Said Hasyim mengatakan bahwa Pemerintah tetap berupaya membantu terutama bagi para mahasiswa yang benar-benar kurang mampu.

Kemudian terkait pembangun Mes/asrama Mahasiswa dan Kantor Camat, dijelaskan Said Hasyim, Pemda Meranti sangat menginginkan setiap Kecamatan memiliki kantor yang representatif namun kendala yang dihadapi adalah anggaran.

"Kita sangat menginginkan kantor-kantor yang berhubungan dengan pelayanan publik dibangun, namun anggaran kita sangat terbatas, begitu juga pembangunan Mes Mahasiswa," tambahnya.

Selanjutnya, terkait pembangunan Universitas Meranti, sambung Said Hasyim, pihaknya sangat mendukung ide tersebut, ia memerintahkan kepada SKPD terkait untuk memprogramkan hal ini karena jika memang diprogramkan tentu tidak sulit.

Kemudian, Pemda Meranti akan mencoba untuk membangun fasilitas unit donor darah untuk mencukupi ketersediaan darah pasien sehingga tidak perlu dirujuk ke Pekanbaru dan daerah lainnya.(red)
BAGIKAN:
KOMENTAR