Polwan Terdakwa 'Meranti Berdarah': Saya hanya pukul satu kali

    Kamis, 29 Desember 2016 20:21
    BAGIKAN:
    Sidang kasus Meranti Berdarah

    BENGKALIS - Dari enam terdakwa kasus penganiayaan Apri Hadi Pratama Honorer Dispenda Meranti, dua diantaranya mengajukan Eksepsi saat sidang pembacaan surat dakwaan. Dua terdakwa ini yakni BS dan DS.

    Kedua terdakwa ini, melakukan penolakan terhadap dakwaan setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya usai pembacaan surat dakwaan oleh penuntut umum.

    Terdakwa lain AN, RE, DY dan LP tidak mengajukan eksepsi. Namun saat persidangan yang uniknya, meskipun LP yang merupakan anggota Polwan Polres Meranti ini tidak mengajukan Eksepsi, dia menolak telah melakukan pemukulan dua kali dalam surat dakwaan yang di bacakan JPU.

    "Saya tidak mengajukan eksepsi. Hanya saja saya menolak kalau surat dakwaan yang mengatakan saya dua kali melakukan pemukulan, tapi hanya sekali," terangnya di depan majelis hakim, Kamis (29/12).

    Sementara itu, dalam dakwaan yang di bacakan JPU Fengki Indra, LP di dakwa telah melakukan dua kali pemukulan terhadap korban saat berada di IGD RSUD Selatpanjang.

    "LP maju  dan secara tiba tiba melakukan pemukulan terhadap Apri Hadi dengan menggunakan tangan kanan tepat dibagian muka Apri hadi sebanyak dua kali," ungkap JPU saat membacakan dakwaannya.

    Pemukulan dilakukan saat dokter jaga IGD RSUD Bengkalis melakukan pembersihan luka jahitan luka tembak korban.

    Seperti diketahui, persidangan akan dilanjutkan Kamis depan. Dengan agenda Eksepsi dari dua terdakwa yang mengajukan nota penolakan terhadap dakwaan yang dibacakan JPU.(Gus)

    BAGIKAN:

    BACA JUGA

  • Songket Unggulan Stand Bengkalis di Pameran Inacraft 2017 di Jakarta

    BENGKALIS -Pada Pameran International Handicraft Trade Fair (Inacraft) di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta Selatan. Kabupaten Bengkalis diwakili Perangkat Daerah, yakni Dew
  • Warga Teluk Latak Ini Diringkus Polisi di Laut, Penyebabnya?

    BENGKALIS -Diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur, FL alias Paisal (30), warga Dusun Langgam Muara, RT 001 RW 002 desa Teluk Latak, kecamatan Bengkali
  • Polres Bengkalis Akan Selidiki Penjualan Buku Siluman

    BENGKALIS -Polres Bengkalis akan menyelidiki dugaan penjualan buku siluman ke sekolah-ekolah dasar di Kabupaten Bengkalis oleh CV.Sukses Makmur atas yang diduga atas perintah Pelak
  • Kumpulkan THL, Arman Ingatkan Jangan Sering Tanya Gaji

    BENGKALIS -Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Arman AA mengumpulkan seluruh Tenaga Harian Lepas (THL) diwilayah kecamatan Bengkalis, Kamis (27/4/2017). Hal itu dilakukan untuk m
  • KOMENTAR