• Home
  • Peristiwa
  • Sampan Tenggelam, Staf Desa di Rupat Hingga kini Belum Ditemukan

Sampan Tenggelam, Staf Desa di Rupat Hingga kini Belum Ditemukan

Rabu, 04 Januari 2017 14:35
BAGIKAN:
Pencarian korban

BENGKALIS -Satu dari empat warga desa Dungun Baru kecamatan Rupat-Bengkalis, Kamis (4/1) dinihari dinyatakan hilang diperairan Sungai Cingam kecamatan setempat.

Musibah naas itu terjadi, ketika empat warga masing-masing Irwanto (25), Boiman (31), Miswanto (21) dan Ponijan (28) memancing menggunakan sampan. Entah apa penyebabnya, sampan yang dinaiki mereka terbalik. Irwanto satu dari 3 korban hingga kini belum ditemukan

Kapolres Bengkalis AKBP Hadi Wicaksono SIK melalui paur humas Ipda Zulkifli membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan Zulkifli korban yang kini masih dalam pencarian petugas merupakan seorang staf desa Dungun Baru.

"Dari informasi korban selamat, mereka berangkat mancing petang kemarin. Tiba-tiba dinihari tadi sampan mereka kendarai terbalik, mereka pun ikut tenggelam,"ucap paur humas.

Disampaikan Zulkifli, hingga saat ini, petugas gabungan dibantu masyarakat masih melakukan pencarian terhadap Irwanto. (Gus)

BAGIKAN:

BACA JUGA

  • Pemuda desa Tanjung Datuk Siak Kecil Dicokok Polisi

    BENGKALIS -Pemuda asal desa Tanjung Datuk kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis, ST (26) terpaksa berurusan dengan Kepolisian Sektor Bukit Batu karena kedapatan membawa satu pak
  • Miris.. Karna Ibu Suka Nyabu Bayi Umur Lima Bulan Ikut Positif Narkoba.

    PALANGKA RAYA - Miris, bayi lima bulan terdiagnosa positif sabu. Bayi malang ini positif sabu melalui air susu ibu (ASI) tersangka kasus narkoba R (22) warga

  • Berkas Perkara Dimas Kanjeng P21, Tersangka dan Barang Bukti Dilimpahkan Kejati Jatim

    JATIM - Taat Pribadi pemilik sekaligus pemimpin Padepokan Dimas Kanjeng di Gading, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dikeluarkan dari ruang tahanan Polda Jaw

  • Saksi sebut Dua Perwira tahu Apri Adi Dipukul, Tapi tak Melarang

    BENGKALIS - Pengadilan Negeri Bengkalis menggelar Sidang lanjutan perkara penganiayaan Apri Hadi Honorer Dispenda kepulauan Meranti, Kamis (19/1/2017).

    Dalam persidangan
  • KOMENTAR